BREBES//lidikkrimsus.co.id – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menerima dan berdiskusi langsung dengan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Angkatan ke-67 yang tengah melaksanakan Management Course Level III di wilayah hukum Polres Brebes.
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian pengumpulan data dan pendalaman persoalan terkait pendistribusian pupuk subsidi di Kabupaten Brebes.
Peserta didik Sespimmen Polri Angkatan ke-67, Chairul Ridha, S.I.K., M.H., M.A., melakukan kajian dengan menggali informasi langsung dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah.
Bagi Paramitha, pertemuan dengan siswa Sespimmen tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan kondisi faktual sekaligus berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi petani dalam memperoleh pupuk subsidi.
Kajian yang dilakukan siswa Sespimmen tidak hanya melihat persoalan dari sisi penegakan hukum, tetapi juga berupaya mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai mekanisme distribusi pupuk subsidi hingga tingkat petani.
Rangkaian kegiatan sebelumnya diawali dengan pengumpulan data dan informasi dari kelompok tani di Desa Limbangan, Kecamatan Kersana, serta Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba.
Kegiatan tersebut didampingi Kapolsek beserta jajaran, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa setempat.
Pendekatan langsung kepada masyarakat juga dilakukan melalui kegiatan bakti sosial kepada anggota kelompok tani. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus memahami persoalan yang dihadapi petani di lapangan.
Untuk memperkaya hasil kajian, Chairul Ridha juga melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara dengan sejumlah pihak eksternal.
Mereka antara lain Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, perwakilan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), perwakilan gudang atau distributor Pupuk Indonesia, serta perwakilan Kodim Brebes.
Pendalaman kemudian dilakukan dari perspektif internal kepolisian dengan melibatkan Kabag SDM, Kasatintelkam, Kasatreskrim, Kasatbinmas, serta perwakilan kapolsek.
FGD dan wawancara tersebut berlangsung di Aula Polres Brebes. Forum ini diarahkan untuk memetakan secara komprehensif pelaksanaan distribusi pupuk subsidi, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul dalam praktik di lapangan.
Kehadiran Bupati Paramitha dalam forum tersebut menjadi salah satu bagian penting karena pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pertanian dan distribusi pupuk subsidi dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain Bupati Brebes, kegiatan tersebut juga dihadiri Dandim, Kapolres Brebes, jajaran pejabat utama Polres Brebes, Kejaksaan, Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, perwakilan PPL, serta perwakilan gudang atau distributor Pupuk Indonesia.
Melalui Management Course Level III ini, siswa Sespimmen Polri diharapkan tidak hanya memperoleh data, tetapi juga mampu melihat persoalan secara utuh dengan menggabungkan perspektif kepolisian, pemerintah daerah, distributor, aparat kewilayahan, penyuluh, hingga kelompok tani.
Kajian tersebut selanjutnya menjadi bahan untuk merumuskan gambaran mengenai persoalan distribusi pupuk subsidi sekaligus mencari alternatif penyelesaian yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Brebes.
