BREBES //lidikkrimsus.co.id— Karya seni mural bertajuk “Matahati Bawang Merah” buatan seniman lokal yang dikenal dengan nama Gus Bill, langsung memikat pengunjung pada hari pertama pelaksanaan Bawang Merah Brebes Festival 2026. Karya yang memadukan simbol jantung, bawang merah, dan kekayaan budaya khas Brebes ini menjadi salah satu titik fokus yang paling banyak dikunjungi dan difoto masyarakat.
Mural yang tampil dengan warna-warna cerah dan gaya lukisan khas jalanan ini mengangkat tema identitas Kabupaten Brebes sebagai sentra penghasil bawang merah terbesar di Indonesia. Dua bentuk jantung yang menyatu dengan warna hijau-biru dihiasi mata yang melambangkan pengawasan, perhatian, serta harapan warga terhadap komoditas andalan daerah. Unsur bawang merah yang tersebar di seluruh permukaan karya menjadi penegas bahwa bawang merah adalah jantung kehidupan ekonomi masyarakat Brebes.
Tidak hanya itu, sentuhan ornamen tradisional dan elemen kuliner khas daerah seperti telur asin, memperkuat ciri khas Brebes yang dikenal luas. Karya yang ditandai dengan nama pencipta “Gus Bill ’26” ini menjadi bukti kreativitas anak muda Brebes yang mampu mengangkat potensi daerah melalui seni visual.
Pengunjung yang datang sejak pagi hari tampak antre untuk berfoto di depan mural tersebut. Banyak warga yang mengapresiasi adanya karya seni yang memadukan semangat nasionalisme, kebanggaan daerah, dan pesan bahwa bawang merah adalah jantung perekonomian masyarakat setempat
Penyelenggaraan Bawang Merah Brebes Festival 2026 sendiri bertujuan untuk mempererat persatuan, mempromosikan produk unggulan daerah, serta mendongkrak pariwisata dan ekonomi warga. Kehadiran karya mural ini menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan potensi Brebes kepada khalayak yang lebih luas.
Hingga malam hari, suasana festival tetap meriah dan mural karya Gus Bill terus menjadi tempat favorit warga untuk berfoto bersama keluarga maupun kerabat.
