Skip to content
12 September 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Uncategorized
  • Ribuan Warga Berebut Gunungan Bawang Merah di Festival Brebes
  • Uncategorized

Ribuan Warga Berebut Gunungan Bawang Merah di Festival Brebes

Anton Ande 12 September 2026

 

(Brebes) //Lidikkrimsus.co.id — Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Brebes, Jawa Tengah, saat Karnaval Kirab Gunungan Bawang Merah menjadi bagian dari rangkaian Bawang Merah Brebes Festival 2026, Sabtu (12/9/2026).

Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan kirab yang membawa gunungan berisi bawang merah dan hasil bumi lainnya.

Rombongan kirab berangkat dari Gedung Nasional dan bergerak menuju Panggung Kehormatan di kawasan Alun-alun Brebes. Sepanjang rute, masyarakat berdesakan di tepi jalan untuk menyaksikan prosesi tersebut.

Setibanya di alun-alun, suasana semakin meriah. Warga kemudian berebut mengambil bagian dari hasil bumi yang terdapat dalam gunungan bawang merah.

Tradisi tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam Festival Bawang Merah Brebes yang digelar setiap tahun.

Gunungan bawang merah tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan festival. Dalam sambutan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, gunungan tersebut dimaknai sebagai simbol rasa syukur atas hasil bumi sekaligus bentuk penghormatan kepada para petani.

Dalam sambutannya, Paramitha mengatakan bawang merah tidak sekadar komoditas pertanian, tetapi berkaitan dengan kehidupan petani dan keluarga yang menggantungkan penghasilan dari hasil panen.

Kemeriahan kirab tersebut berlangsung bersamaan dengan pembukaan Bawang Merah Brebes Festival 2026 yang dihadiri Menteri Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan.

Bupati Brebes, Wakil Bupati Wurja, Sekretaris Daerah Tahroni, jajaran kepala OPD, organisasi petani, petani, pelaku UMKM, dunia usaha dan perbankan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Hadir pula anggota DPR RI Wahyudin Noor Aly, Shinta Sandra Kusuma beserta tamu undangan lainnya.

Festival tahun ini juga menjadi momentum untuk mendorong penguatan sektor pertanian bawang merah.

Paramitha menjelaskan pentingnya peningkatan produksi dan kualitas, pemanfaatan teknologi, serta kepastian harga dan pasar bagi petani.

Dalam kesempatan itu, terdapat agenda pelepasan ekspor bawang merah sebagai bagian dari upaya membuka pasar yang lebih luas bagi komoditas asal Brebes.

Pihaknya juga mendorong penguatan kelembagaan petani, hilirisasi, dan kerja sama agar pengembangan bawang merah memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Melalui festival ini, Pemkab Brebes berharap bawang merah tidak hanya menjadi identitas pertanian daerah, tetapi juga semakin kuat sebagai penggerak ekonomi dan mampu menembus pasar dunia,” pungkas Paramitha.**

jumlah pengunjung 28

Related Stories

DATUAK MAJO INDO KECEWA: ADA APA DENGAN BUPATI PASBAR 7 KALI MENYURATI TAK DITANGGAPI? TANAH ULAYAT HARUS DIKEMBALIKAN SEKARANG
  • Uncategorized

DATUAK MAJO INDO KECEWA: ADA APA DENGAN BUPATI PASBAR 7 KALI MENYURATI TAK DITANGGAPI? TANAH ULAYAT HARUS DIKEMBALIKAN SEKARANG

Matahati Bawang Merah” Karya Gus Bill Jadi Daya Tarik Utama di Hari Pertama Bawang Merah Brebes Festival 2026  
  • Uncategorized

Matahati Bawang Merah” Karya Gus Bill Jadi Daya Tarik Utama di Hari Pertama Bawang Merah Brebes Festival 2026  

Tiga Pengungkapan dalam Satu Malam, Dit Resnarkoba Polda Jateng Temukan Alprazolam hingga Sabu
  • Uncategorized

Tiga Pengungkapan dalam Satu Malam, Dit Resnarkoba Polda Jateng Temukan Alprazolam hingga Sabu