Skip to content
27 Oktober 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Nasional
  • Limited Edition : Menela’ah Hakikat Diri Melalui Akal, Batin, dan Rasa, Mengenal Sang Pencipta Pada Tritunggal.
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Cirebon
  • Dunia Sepiritual
  • Jawa Tengah
  • Nasional
  • News Populer
  • Pendidikan
  • Sejarah
  • Sepiritual
  • Sosial

Limited Edition : Menela’ah Hakikat Diri Melalui Akal, Batin, dan Rasa, Mengenal Sang Pencipta Pada Tritunggal.

lidikkrimsus 26 Oktober 2026

Oplus_131072

Nusantara,Lidikkrimsus.co.id – 27 Oktober 2026 – Di tengah dinamika modernitas yang kerap memicu krisis eksistensial, pendekatan spiritual berbasis Makrifatullah (mengenal Allah) kembali menjadi ruang perenungan yang relevan bagi masyarakat.

Melalui penyelarasan instrumen kemanusiaan – yaitu Akal, Batin, dan Rasa – manusia diajak untuk menelusuri kembali asal-usul keberadaannya melalui tiga pilar hakikat diri: Pemilik Hidup, Pemilik Jasad, dan Pemilik Jiwa.

Pendekatan transendental ini menekankan bahwa pemahaman ketuhanan tidak lagi sekadar menjadi dogma teologis yang kaku, melainkan sebuah realitas batin yang dapat dirasakan langsung oleh setiap individu yang melakukan perjalanan ke dalam dirinya.

Oplus_131072

1.Ar-Ruh/Allah sebagai Pemilik Hidup
Pilar pertama menegaskan bahwa kehidupan yang berdenyut dalam tubuh manusia bukanlah milik pribadi, melainkan titipan suci dari Sang Pencipta.

Berdasarkan esensi spiritual, Ruh (Ar-Ruh) adalah hembusan langsung dari rahasia Ilahi.

Kesadaran akal dan rasa bahwa setiap embusan napas digerakkan oleh Allah SWT esensinya meruntuhkan ego kemanusiaan, sekaligus melahirkan kepasrahan mutlak kepada Pemilik Hidup yang sebenarnya.

2.Nur Muhammad sebagai Asal-Muasal Jasad
Dalam dimensi penciptaan fisik, konsep tasawuf memandang jasad manusia serta alam semesta bersumber dari cetak biru spiritual yang disebut Nur Muhammad.

Jasad fisik manusia yang terbentuk dari saripati bumi merupakan manifestasi dari sifat-sifat keindahan ciptaan-Nya.

Dengan memahami hakikat ini, manusia dituntut untuk menjaga kesucian jasadnya agar senantiasa memancarkan perilaku yang terpuji di dunia.

3.”Aku Sejati” sebagai Pemilik Jiwa
Pilar ketiga menyentuh kesadaran murni manusia, yakni Aku Sejati atau Diri Sebenar Diri.

Ini bukanlah ego atau nafsu duniawi, melainkan jiwa yang telah mencapai ketenangan (Nafs al-Mutmainnah).

Jiwa inilah yang bertindak sebagai jembatan spiritual, menghubungkan dimensi ketuhanan (Ruh) dan dimensi kemanusiaan (Jasad).

Ketika seseorang menemukan Aku Sejati, ia terbebas dari kepalsuan topeng duniawi dan menyadari perannya sebagai hamba sekaligus saksi keagungan Tuhan.

Perjalanan spiritual yang memadukan Akal, Batin, dan Rasa ini bermuara pada sebuah kebijaksanaan kuno yang tetap abadi: “Siapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.

“Melalui pemahaman mendalam atas ketiga pilar ini, manusia diharapkan dapat hidup dengan penuh kesadaran, kedamaian, dan keselarasan, baik dengan sesama ciptaan maupun dengan Sang Khalik.

Penulis : Ki. Ageng Jaka Bhuwana

Red,

jumlah pengunjung 38

Related Stories

Fenomena Pinjam Bendera Lelang Disebut Kebodohan, Ahli Tegaskan Hanya KSO dan Kuasa Direktur yang Sah
  • Brebes

Fenomena Pinjam Bendera Lelang Disebut Kebodohan, Ahli Tegaskan Hanya KSO dan Kuasa Direktur yang Sah

Satlantas Polres Brebes Gandeng Radio Singosari FM, Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
  • Brebes

Satlantas Polres Brebes Gandeng Radio Singosari FM, Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Baru Selesai, Jalan Rabat Beton Poros Pebatan–Siasem Mulai Retak  
  • Brebes

Baru Selesai, Jalan Rabat Beton Poros Pebatan–Siasem Mulai Retak