Brebes LIDIK KRIMSUS~Kondisi jalan kabupaten yang menjadi akses utama menuju objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Tirta Husada di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menuai keluhan dari Pengunjung, pasalnya kerusakan jalan di beberapa titik dinilai semakin memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jalan sepanjang sekitar 700 meter dengan lebar kurang lebih 3 meter tersebut mengalami kerusakan di sejumlah titik. Kondisi paling parah berada di area tikungan yang kerap tergenang air saat hujan, sehingga menyulitkan pengunjung yang menggunakan kendaraan melintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Padahal, PAP Tirta Husada merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Brebes Selatan yang telah lama beroperasi dan menjadi tujuan favorit masyarakat, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Kepala Pengelola PAP Tirta Husada, Nanang Qosim, berharap Pemerintah Kabupaten Brebes dapat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan tersebut.
“Jalan ini sangat vital bagi keberlangsungan wisata Tirta Husada. Jika aksesnya rusak, tentu berdampak langsung pada kenyamanan dan minat kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Nanang menambahkan, pihak pengelola telah beberapa kali menyampaikan laporan terkait kerusakan jalan, namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan nyata. Ia khawatir, jika kondisi tersebut dibiarkan, akan berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung serta citra pariwisata daerah.
Sementara itu, Kepala UPTD PU Wilayah Bumiayu, Sri Hartanti, S.I.P, membenarkan bahwa pihaknya telah mengetahui kondisi jalan menuju PAP Tirta Husada. Ia menyampaikan apresiasi atas laporan yang disampaikan serta memastikan akan menindaklanjutinya melalui jalur perencanaan anggaran.
“Kami sudah mengetahui kondisi jalan tersebut. Mudah-mudahan perbaikan jalan menuju PAP Tirta Husada bisa diakomodir dalam perencanaan anggaran tahun 2026,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pimpinan terkait agar perbaikan dapat segera direalisasikan.
Keluhan serupa juga disampaikan wisatawan. Mardianto ( 49 ) warga Bantarkawung salah satu pengunjung, mengaku kurang nyaman saat melintasi akses jalan menuju lokasi pemandian.
“Di beberapa titik jalannya rusak cukup parah. Apalagi saat hujan banyak genangan air, jadi rawan dan tidak nyaman dilalui,” tuturnya.
Pengelola, wisatawan, dan masyarakat setempat berharap perbaikan akses jalan dapat segera dilakukan guna menjamin keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah Brebes Selatan.
( ALEX MT ).
