PASAMAN BARAT //lidikkrimsus.co.id – Polsek Talamau, Jajaran Polres Pasaman Barat melalui Bhabinkamtibmas Nagari Sinuruik, Aipda Sudiyanto Siregar, memberikan pembekalan mengenai ancaman kesehatan mental dan dampak negatif teknologi kepada siswa baru SMAN 1 Talamau. Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan bahaya narkoba serta narkolema (narkotika lewat mata), dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026).
Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Talamau, Eman Laeli Fitri, S.Si., yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, jajaran majelis guru, pengurus OSIS, serta ratusan siswa baru. Sosialisasi ini bertujuan membangun benteng pertahanan diri bagi para pelajar terhadap pengaruh negatif yang kini lebih banyak datang melalui perangkat digital.
Dalam paparannya, Bhabinkamtibmas Aipda Sudiyanto Siregar, menyoroti bahwa di era digital, ancaman bagi generasi muda tidak hanya terbatas pada zat adiktif fisik, tetapi juga paparan konten pornografi atau narkolema yang dampaknya merusak sistem saraf otak serupa dengan narkotika.
“Ancaman bagi generasi muda saat ini sangat kompleks. Narkolema bukan sekadar konten negatif, melainkan candu visual yang mampu merusak mental, menurunkan rasa percaya diri, hingga memicu gangguan perilaku secara nyata,” tegas Aipda Sudiyanto Siregar.
Lebih lanjut, ia memaparkan tujuh dampak fatal akibat penyalahgunaan teknologi dan paparan narkolema yang harus diwaspadai siswa. Dampak tersebut meliputi kecanduan berat yang menyita waktu produktif pelajar, degradasi mental yang memicu krisis rasa percaya diri, hingga paparan konten negatif dan jebakan informasi hoax.
Selain itu, ia juga menekankan risiko kebocoran privasi yang berpotensi memicu aksi perundungan (bullying) serta jejak digital negatif yang dapat mengancam prospek karier masa depan. Tidak hanya itu, ia turut mengingatkan siswa mengenai kerenggangan hubungan sosial di dunia nyata serta gangguan kesehatan fisik akibat pola tidur yang terganggu.
Kehadiran Polri di lingkungan sekolah ini mendapat apresiasi positif dari pihak SMAN 1 Talamau. Pihak sekolah berharap sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan lembaga pendidikan dapat terus terjalin, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, serta bebas dari pengaruh negatif yang merusak masa depan generasi penerus bangsa.( Ipendi Plr )
