Pasaman Barat//Lidikkrimsus.co.id- Kecamatan Luhak nan duo , nagari Ophir , Semangat regenerasi kepemimpinan mulai terlihat dalam pesta demokrasi tingkat nagari.
Ketua Karang Taruna Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Wisnu Utama, secara resmi menyerahkan berkas pencalonan sebagai bakal calon Wali Nagari Ophir untuk masa bakti 2026–2034.
Penyerahan berkas diterima langsung oleh Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari (Pilwana), Subandrio , Jumat (17/7/2026) pagi (09.00 Wib).
Kepastian ini menambah daftar nama yang telah mengawali langkah menuju pucuk pimpinan nagari.
Ketua Panitia Pilwana, Subandrio, menjelaskan pendaftaran telah dibuka sejak 8 Juli dan akan ditutup pada 20 Juli mendatang.
“Hingga saat ini sudah ada dua bakal calon yang menyerahkan berkas. Kami memperkirakan jumlahnya akan bertambah hingga menjelang penutupan nanti dengan latar belakang beragam, mulai dari wartawan, pengusaha, petani, hingga unsur masyarakat lainnya,” ungkap Suban.

Ia mengimbau seluruh calon yang berminat untuk segera melengkapi persyaratan sebelum masa pendaftaran berakhir, mengingat pelayanan hanya dilakukan pada hari kerja.
“Kami berharap terpilih sosok yang memiliki kompetensi nyata, mampu membawa kemajuan, dan kehadirannya dapat menggerakkan roda pemerintahan nagari secara lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Wisnu Utama menyatakan langkah ini didasari keprihatinan sekaligus harapan besar terhadap masa depan Ophir.
Menurutnya, masih banyak potensi nagari yang belum tergarap maksimal dan pembangunan yang belum sepenuhnya tepat sasaran.
Hal inilah yang memanggil jiwanya untuk turut serta berkontribusi secara langsung.
“Visi yang saya usung adalah pembangunan berlandaskan kebersamaan dalam keberagaman, terutama meningkatkan pelayanan publik yang prima, serta pemberdayaan potensi yang dimiliki masyarakat,” tegas Wisnu.
Ia memaparkan sejumlah fokus utama yang akan dijalankan: mempermudah akses dan dukungan bagi kelompok tani, mengembangkan ekonomi berbasis pertanian, melibatkan peran aktif generasi muda, serta memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan nagari.
Menyadari keterbatasan anggaran yang sebagian besar terserap untuk kebutuhan operasional, Wisnu menekankan perlunya kepemimpinan cerdas yang mampu menyatukan kebersamaan dalam keberagaman, sebagai kekuatan menggali sumber daya manusia dan kekayaan lokal.
Selain itu, ia berkomitmen mewujudkan pelayanan administrasi yang mudah, transparan, serta memastikan penyaluran bantuan sosial yang merata dan tepat sasaran.
Di akhir pernyataannya, Wisnu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu.
“Mari kita bergotong royong membangun Ophir tanpa memandang perbedaan. Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan nagari yang maju, mandiri, dan sejahtera bagi kita semua,” tutupnya.
(IPENDI PLR)
