BREBES,Lidikkrimsus.co.id – Kegiatan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Cibuniwangi Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes menjadi sorotan. Pasalnya, pengerjaan proyek tersebut diduga menggunakan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, material yang digunakan pada proyek tersebut sebagian besar menggunakan batu blonos dan sebagian kecil batu cadas belah, dan campuran semennya hanya sedikit.
Saat lawak media mengkonfirmasi beberapa sumber dilokasi kegiatan, dari pekerja dan mandornya bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut di pihak ketigakan atau diborongkan.
Di sisi lain, muncul perbedaan keterangan mengenai teknis dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Idam, yang mengaku sebagai pengawas pekerja lapangan, mengatakan pekerjaan itu diborongkan kepada pihak lain.
“Pemborongnya namanya Egi,” ujar Idam, Rabu (5/8/2026).

Sementara itu, Kepala Desa Cibuniwangi Warkoni, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp membantah, bahwa proyek P3TGAI tersebut dilaksanakan dengan pihak lain,
Akan tetapi”Swakelola,”Jelasnya.
Perbedaan keterangan tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat Cibuniwangi terkait mekanisme dan teknis dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Menurut keterangan salah satu warga Cibuniwangi yang tidak mau di sebut namanya, menuturkan. Awalnya saya senang dengan adanya pembangunan triesier P3GAI, karena bisa membantu peningkatan kegiatan pertanian, akan tetapi dengan melihat pelaksanaan kegiatan tersebut yang menggunakan material batu blonos dan belah cadas, serta campuran semen yang sedikit. Saya meragukan kwalitas bangunan kedepannya.”Ujarnya.
