Nasional,Lidikkrimsus.co.id – Geology Arsenopirit (arsenopyrite) dan kalkopirit (chalcopyrite) merupakan mineral sulfida yang mengandung kombinasi logam utama berupa besi (Fe), tembaga (Cu), serta metaloid beracun arsenik (As).
Selain unsur utama tersebut, kedua mineral ini sangat terkenal dalam dunia pertambangan karena sering bertindak sebagai “tuan rumah” yang membawa kandungan logam berharga (emas dan perak) di dalam struktur kristalnya.
Berikut adalah rincian kandungan logam dan unsur pada masing-masing mineral:
1.Kandungan dalam Arsenopirit (FeAsS) Secara kimiawi, arsenopirit adalah besi arsenik sulfida.
Mineral ini merupakan sumber utama komersial untuk mengekstrak arsenik di dunia. Kandungannya meliputi: Logam Utama: Besi (Fe) – sekitar 34,3% dari total massa.Metaloid Utama: Arsenik (As) – sekitar 46% dari total massa.Logam Ikutan (Trace Elements): Arsenopirit sangat sering mengandung Emas (Au) dan Perak (Ag) yang terperangkap di dalam struktur kristalnya (sering disebut refractory gold). Mineral ini juga bisa membawa sedikit kandungan Kobalt (Co).
2.Kandungan dalam Kalkopirit (CuFeS₂) Secara kimiawi, kalkopirit adalah tembaga besi sulfida. Mineral ini adalah bijih utamanya tembaga yang paling melimpah di bumi. Kandungannya meliputi: Logam Utama 1: Tembaga (Cu) – sekitar 34,5% dari total massa.Logam Utama 2: Besi (Fe) – sekitar 30,5% dari total massa.Logam Ikutan (Trace Elements): Kalkopirit sering kali menjadi indikator kaya atau pembawa logam mulia seperti Emas (Au) dan Perak (Ag). Selain itu, dalam jumlah sangat kecil, ia juga bisa mengandung Seng (Zn), Timbal (Pb), Kadmium (Cd), Kobalt (Co), Nikel (Ni), Selenium (Se), dan Indium (In).
Red, Anton
