Pasaman Barat — Lidikkrimsus.co.id– Kapolres pasbar menggelar kunjungan beserta silaturahmi bersma tokoh adat, pemuda, dan warga Nagari Lingkuang Aua Baru, Kabupaten Pasaman Barat, di Pondok Ayam Bakar Sahabi, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., tersebut bertujuan mempererat hubungan kemitraan dan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolres hadir bersama Kasat Binmas Iptu Zulfi, Kasat Samapta AKP Dwi Rahmat Hadi Yanto, Kasium Aipda Boy Martion, serta personel Polres Pasaman Barat.
Dari unsur pemerintahan dan masyarakat nagari, kegiatan tersebut dihadiri Pj. Wali Nagari Pasaman Baru Adlis Muchtiar, Bamus Nagari Lingkuang Aua Baru Basrul Efendi, Niniak Mamak Majo Sadeo, Jorong Roni Charli, tokoh masyarakat Hendrizon, pengurus masjid Ex Sandra, perwakilan pemuda Feri Rahmafi, serta sejumlah warga setempat.
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Agung Tribawanto mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Menurutnya, upaya menjaga kamtibmas membutuhkan dukungan pemerintah nagari, tokoh adat, tokoh masyarakat, pengurus masjid, pemuda, dan seluruh warga.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh nagari di Pasaman Barat. Untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, kami membutuhkan dukungan serta kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah nagari, tokoh adat, tokoh masyarakat hingga para pemuda,” ujar AKBP Agung Tribawanto.
Ia juga menekankan pentingnya membina generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, balap liar, dan kegiatan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Aspirasi dan Kebutuhan Lingkungan
Pj. Wali Nagari Pasaman Baru, Adlis Muchtiar, mengapresiasi kegiatan silaturahmi tersebut karena menjadi ruang komunikasi untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama terhadap persoalan di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi kegiatan silaturahmi dan temu ramah yang dilaksanakan Kapolres Pasaman Barat bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan warga. Pertemuan seperti ini sangat positif karena menjadi ruang untuk mempererat komunikasi, menyampaikan aspirasi, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga sinergi antara kepolisian, pemerintah nagari, dan masyarakat semakin kuat,” ujar Adlis.
Bamus Nagari Lingkuang Aua Baru, Basrul Efendi, berharap pertemuan antara kepolisian dan masyarakat dapat dilaksanakan secara rutin agar komunikasi dan koordinasi tetap terjaga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, sehingga komunikasi antara masyarakat, pemerintah nagari, dan pihak kepolisian semakin kuat. Dengan adanya koordinasi yang baik, persoalan kamtibmas bisa dibahas bersama dan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat diarahkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif,” ujar Basrul.
Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari gangguan keamanan berupa pencurian buah kelapa sawit hingga kebutuhan perbaikan bronjong di kawasan bantaran sungai.
Pengurus masjid dan perwakilan pemuda juga menyampaikan aspirasi terkait kegiatan kemasyarakatan serta sejumlah kebutuhan yang diharapkan mendapat perhatian dan dukungan dari Polres Pasaman Barat. Mereka berharap komunikasi dengan kepolisian terus terjalin agar berbagai kebutuhan dan kendala dapat dibahas bersama sesuai kewenangan.
Niniak Mamak Majo Sadeo menegaskan pentingnya menindaklanjuti setiap persoalan dengan tetap mengedepankan perdamaian dan mediasi.
“Kami berharap setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Namun, penyelesaian melalui musyawarah, perdamaian, dan mediasi juga perlu dikedepankan agar persoalan tidak berlarut-larut dan hubungan baik antarwarga tetap terjaga,” ujar Majo Sadeo.
Perkuat Peran Pemuda dan Tokoh Masyarakat
Menanggapi aspirasi dan persoalan yang disampaikan, Kapolres menegaskan bahwa setiap persoalan akan ditangani sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Mediasi dapat dikedepankan apabila memungkinkan, tanpa mengesampingkan proses hukum.
“Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat akan kami tangani sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kami juga mengedepankan upaya mediasi apabila memungkinkan, tanpa mengesampingkan proses hukum. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membina anak kemenakan agar terhindar dari narkoba, minuman keras, balap liar, dan tindakan lain yang dapat mengganggu kamtibmas,” tuturnya.
Kapolres berharap tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah nagari, pengurus masjid, dan pemuda terus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan. Pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif juga dinilai penting untuk mencegah perilaku yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat Nagari Lingkuang Aua Baru semakin baik, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Pasaman Barat.( Ipendi PLR
