Skip to content
3 November 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Brebes
  • Bupati Tekankan Integritas Pelayanan Terhadap 97 Pejabat Yang Baru saja Dilantiknya.
  • Brebes

Bupati Tekankan Integritas Pelayanan Terhadap 97 Pejabat Yang Baru saja Dilantiknya.

lidikkrimsus 3 November 2026

Brebes, Lidikkrimsu.co.id – Sebanyak 97 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes dilantik dan dikukuhkan melalui mekanisme manajemen talenta. Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan, jabatan tersebut harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berintegritas.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat manajerial serta pengukuhan Kepala Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas berlangsung di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes, Selasa (3/11/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 85 orang dilantik dalam jabatan administrator dan pengawas, sedangkan 12 lainnya dikukuhkan sebagai Kepala UOBF Puskesmas.

Jabatan administrator yang dilantik meliputi Sekretaris Dinas, Kepala Bagian (Kabag), Kepala Bidang (Kabid), dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam). Sementara jabatan pengawas terdiri atas Kepala Subbagian (Kasubbag), Kepala Seksi (Kasi), dan Lurah.

Paramitha mengatakan, pelantikan bukan sekadar perubahan jabatan atau kedudukan, melainkan bertambahnya tanggung jawab terhadap pekerjaan, anggaran, staf, serta masyarakat yang dilayani.

“Yang bertambah hari ini bukan kehormatan. Yang bertambah adalah tanggung jawab. Saudara tidak berutang kepada siapa pun atas jabatan ini. Utang saudara hanya kepada warga yang harus saudara layani,” tegasnya.

Menurut Paramitha, masyarakat yang datang ke kantor pemerintahan membutuhkan kepastian pelayanan, baik dalam pengurusan administrasi, penanganan keluhan, maupun pelayanan kesehatan.

Karena itu, ia meminta para pejabat memastikan setiap urusan masyarakat berjalan lancar tanpa membedakan latar belakang maupun kedekatan dengan pihak tertentu.

“Urusan warga harus lancar walaupun ia tidak kenal siapa-siapa di kantor itu. Mereka berhak dilayani dengan cepat, dengan mudah, dan dengan hormat. Kita digaji dari uang rakyat. Maka jabatan ini bukan untuk dilayani. Jabatan ini untuk melayani,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan tidak menghendaki adanya transaksi maupun imbalan dalam proses jabatan. Ia meminta seluruh pejabat bekerja keras, jujur, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Saya tidak meminta uang. Saya tidak meminta imbalan. Dan saya tidak menginginkan transaksi apa pun atas jabatan ini. Yang saya minta hanya satu. Bekerja keras, bekerja jujur, dan melayani masyarakat Brebes dengan sepenuh hati,” katanya.

Dalam menjalankan tugas, Paramitha meminta setiap persoalan segera diselesaikan sesuai kewenangan. Jika tidak dapat dituntaskan, pejabat diminta melaporkannya kepada atasan pada hari yang sama.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pejabat di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun ketika warga membutuhkan penanganan segera.

“Kalau ada masalah, selesaikan di tingkat saudara. Kalau tidak bisa, laporkan ke atasan hari itu juga. Jangan didiamkan. Jangan tunggu sampai viral. Saat banjir atau ada warga yang jadi korban, pejabatnya harus ada di sana. Bukan hanya stafnya,” tegasnya.

Paramitha menambahkan, kinerja pejabat akan dievaluasi berdasarkan hasil kerja serta dampak yang dirasakan masyarakat. Pejabat yang menunjukkan kinerja baik akan mendapat dukungan, sedangkan yang tidak memenuhi harapan akan dievaluasi tanpa pengecualian.

“Jabatan ini amanah. Dan setiap amanah ada pertanggungjawabannya. Saya akan melihat hasil kerja saudara dari apa yang dirasakan warga. Yang bekerja baik akan saya dukung. Yang tidak, akan dievaluasi. Berlaku untuk semua, tanpa kecuali,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Tahroni menjelaskan, pelantikan melalui mekanisme manajemen talenta dilakukan dengan memperhatikan ketentuan regulasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Menurutnya, mekanisme tersebut menitikberatkan pada kapasitas, kemampuan, profesionalisme, serta kompetensi masing-masing aparatur.

“Manajemen talenta ini benar-benar melihat kapasitas, kemampuan, dan profesionalisme yang ditentukan berdasarkan kompetensi masing-masing,” jelas Tahroni.

Ia menambahkan, penerapan manajemen talenta ke depan juga akan diberlakukan dalam pengisian jabatan eselon II. Melalui mekanisme tersebut, penempatan pejabat diharapkan semakin sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Brebes.

Red, Anton

jumlah pengunjung 19

Related Stories

Menko Muhaimin Ajak Pesantren Cetak Wirausaha Tangguh dan Mandiri
  • Brebes

Menko Muhaimin Ajak Pesantren Cetak Wirausaha Tangguh dan Mandiri

Bupati Paramitha Turun Langsung! Jembatan Sitanggal Larangan Dibongkar 
  • Brebes

Bupati Paramitha Turun Langsung! Jembatan Sitanggal Larangan Dibongkar 

Pemkab Brebes Percepat Penertiban Kabel FO, Provider Diminta Patuhi Aturan Daerah
  • Brebes

Pemkab Brebes Percepat Penertiban Kabel FO, Provider Diminta Patuhi Aturan Daerah