Skip to content
13 Agustus 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • TNI
  • Babinsa Bekerjasama dengan Kader Posyandu dalam Pendataan Stunting  
  • TNI

Babinsa Bekerjasama dengan Kader Posyandu dalam Pendataan Stunting  

lidikkrimsus 3 Desember 2024

 

Sragen//lidikkriminal.co.id – Masalah stunting di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Stunting, atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, berdampak jangka panjang pada kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas individu. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan kader Posyandu.

Babinsa sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa, memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan stunting. Kedekatan Babinsa dengan masyarakat memungkinkan mereka untuk berperan aktif dalam berbagai program pemerintah, termasuk program pencegahan stunting.

Seperti yang dilakukan oleh Serda Agus Joko Purnomo beserta 3 orang anggota Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen melaksanakan kegiatan Bin puanter mendata stunting bersama kader posyandu bertempat di Desa Kalangan Kec. Gemolong, Selasa ( 03/12/2024 ).

Babinsa dan kader Posyandu dalam pendataan stunting merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia. Peran Babinsa dalam aksesibilitas, keakraban dengan masyarakat, koordinasi, dan pemantauan sangat penting untuk memastikan program pencegahan stunting berjalan efektif dan menyeluruh. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara signifikan.

Serda Agus menyampaikan, penurunan angka stunting memang menjadi salah program yang menjadi perhatian semua pihak termasuk TNI AD melalui Babinsa, tidak hanya membantu pendataan, tetapi juga penyuluhan dan edukasi. “Selain mengecek kesehatan gizi, Babinsa juga memberikan edukasi tentang cara pencegahan stunting dimulai dari pengaturan pola makan dan hidup sehat “ Pungkasnya.

 

(Red)

jumlah pengunjung 125

Related Stories

Demi Anak Cucu, Mbah Kabul yang Berusia 74 Tahun Ikut Bangun Jembatan Garuda
  • Pemerintah
  • Polda Jateng
  • TNI

Demi Anak Cucu, Mbah Kabul yang Berusia 74 Tahun Ikut Bangun Jembatan Garuda

Pangdam XV/Pattimura : Jaga dan Rawat Yang Telah Kita Bangun, Seperti Kita Menjaga Kebersamaan
  • Polri
  • TNI

Pangdam XV/Pattimura : Jaga dan Rawat Yang Telah Kita Bangun, Seperti Kita Menjaga Kebersamaan

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Sukarela Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
  • TNI

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Sukarela Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan