Skip to content
6 November 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Nasional
  • Bupati Brebes Mita Mengecam Keras Pungutan Sekolah: “Pendidikan Gratis, Jangan Ada Anak Putus Sekolah Karena Malu!”
  • Brebes
  • Jawa Tengah
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemda Brebes
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pramuka
  • Presiden RI

Bupati Brebes Mita Mengecam Keras Pungutan Sekolah: “Pendidikan Gratis, Jangan Ada Anak Putus Sekolah Karena Malu!”

lidikkrimsus 5 November 2026

BREBES, Lidikkrimsus.co.id – Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, mengecam keras dan memberikan peringatan kepada seluruh Kepala Sekolah di Kabupaten Brebes terkait masih adanya praktik pungutan biaya kepada murid maupun wali murid. Bupati menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan di sekolah negeri harus gratis total tanpa embel-embel pungutan apa pun.

Bupati Mita menyatakan keheranannya atas alasan sekolah membebankan uang gedung kepada siswa. Padahal, pembangunan infrastruktur dan fasilitas gedung sekolah sepenuhnya sudah ditanggung dan dibiayai oleh anggaran pemerintah.

“Semua sekolah itu gratis! Gedung sekolah dibangun oleh pemerintah menggunakan uang rakyat, lantas pungutan uang gedung itu buat apa lagi? Saya minta praktik seperti ini segera dihentikan!” tegas Bupati Paramitha dengan nada geram.

Ketegasan ini diambil setelah adanya laporan pilu mengenai dampak psikologis yang menimpa para siswa akibat tagihan biaya sekolah tersebut.

Banyak anak sekolah yang terpaksa membolos karena malu belum bisa melunasi uang gedung.

Hal ini disebabkan oleh kondisi ekonomi orang tua mereka yang tergolong kurang mampu.

Lebih memprihatinkan lagi, tidak sedikit anak-anak di Kabupaten Brebes yang akhirnya memilih putus sekolah.

Mereka mengalami tekanan mental dan trauma psikologis akibat terus-menerus ditagih oleh pihak sekolah mengenai bayaran atau pungutan yang dibebankan kepada mereka.

Menyikapi fenomena ini, Bupati Brebes mengeluarkan instruksi keras dan melarang segala bentuk pungutan di lingkungan sekolah mulai saat ini.

Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar, bukan justru menjadi tempat yang memberikan beban mental bagi siswa kurang mampu.

“Mulai sekarang, saya tidak mau mendengar lagi ada pungutan-pungutan di sekolah dengan dalih apa pun.

Sekolah harus gratis tis! Jangan sampai ada lagi anak Brebes yang putus sekolah hanya karena malu ditagih uang pungutan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Brebes akan memperketat pengawasan terhadap seluruh satuan pendidikan. Pihak-pihak yang terbukti masih nekat menarik pungutan liar dari siswa atau wali murid akan dijatuhi sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

Red, Anton

jumlah pengunjung 44

Related Stories

250 Ibu Hamil di Brebes Dapat Layanan USG dan Pemeriksaan Gratis dari RS Bhakti Asih
  • Brebes

250 Ibu Hamil di Brebes Dapat Layanan USG dan Pemeriksaan Gratis dari RS Bhakti Asih

Nelayan Brebes Menanti Perubahan, Kampung Nelayan Merah Putih Diharapkan Tingkatkan Pendapatan
  • Brebes

Nelayan Brebes Menanti Perubahan, Kampung Nelayan Merah Putih Diharapkan Tingkatkan Pendapatan

Green Policing, Kapolres Brebes Pimpin Penanaman 2.005 Mangrove di Pantai Randusanga
  • Brebes

Green Policing, Kapolres Brebes Pimpin Penanaman 2.005 Mangrove di Pantai Randusanga