
BREBES – Puskesmas Brebes sebagai salah satu tempat layanan kesehatan dasar di tuntut memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Di bawah nahkoda dr Heru Padmonobo, Puskesmas Brebes terus meningkatkan kualitas layanan, dengan berbagai trobosan.Melalui dedikasi yang tinggi dr Heru membawa jajaran Puskesmas Brebes menyukseskan sederet program Bupati Brebes, dalam bidang kesehatan. Di antaranya program Tenaga Kesehatan (Nakes) Door to Door, dan Vaksinasi.Bahkan dalam Vaksinasi Dosis 1, capaianya sebanyak 95 persen. Kemudian, pada pelaksnaan Vaksinasi Dosis 2 sebanyak 92 persen. Untuk Booster 1 sebanyak 80 persen, dan Booster 2 sebanyak 30 persen.Gebrakan lain dalam program vaksin ini, dr Heru berhasil membuat inovasi layanan Vaksin Keliling. Yakni dengan sasaran pasar, desa, pusat perbelanjaan, pegadaian, dan tempat-tempat publik lainnya. “Inovasi ini kami laksanakan dengan menggandeng stake holder terkait. Seperti TNI, Polri, Ormas, Perangkat Desa, dan unsur lainnya,” ujar dr Heru Padmonobo, (19/1/26) senin kemarin.Di bawah kepemimpinan dr Heru, Puskesmas Brebes kini telah menunjukkan kemajuan signifikan. Yakni, dalam tata kelola sumber daya manusia dan peningkatan kualitas layanan kesehatan primer. Berkat kerja keras itu, Puskesmas Brebes berhasil menorehkan sederet perstasi. Baik tingkat provinsi hinga nasional.Di antaranya, Puskesmas Brebes berhasil meraih penghargaan PPKM Award dari Kementerian Kesehatan RI (2023) sebagai Satgas Penanganan Covid-19 terbaik. Kemudian, penghargaan dari komisi ombudsman yaitu Pusk Brebes sebagai instansi dengan pelayanan publik terbaik di Kab Brebes tahun 2022 dan 2023.Sosok dr Heru ini, memang telah mempunyai pengalaman panjang di dunia pelayanan kesehatan. Sebelum menjadi Kepala Puskesmas Brebes, sudah tiga kali menjadi kepala puskesmas di tempat berbeda. Yakni, Kepala Puskesmas Bojongsari Losari, Jatirokeh dan Jatibarang. Ia juga kini menjadi Ketua Paguyuban Kepala Puskesmas Kabupaten Brebes.Dari sisi akademi, sosok dr Heru juga tidak diragukan. Ia merupakan dokter umum lulusan Universitas Diponegoro Semarang. Selain itu, S2 Magister Kesehatan di Universitas Diponegoro Semarang. Bahkan sudah 2 publikasi ilmiah di bidang kesehatan.
Red, Anton
