Skip to content
9 Mei 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Polri
  • Hari ke 3 libur panjang, Polres Semarang masih siagakan personel.
  • Polri

Hari ke 3 libur panjang, Polres Semarang masih siagakan personel.

lidikkrimsus 28 Januari 2025

Semarang, Lidikkrimsus.co.id – Memasuki hari ke 3 libur panjang perayaan hari besar agama, tepatnya Selasa 28 Januatlri 2025. Polres Semarang masih menyiagakan personel untuk melaksanakan pengamanan, terutama antisipasi kepadatan arus di wilayah Kab. Semarang.

 

Menanggapi hal ini, Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani STK. SIK. CPHR., memberikan keterangannya. Dimana selama libur panjang ini, secara keseluruhan arus lalu lintas di wilayah Kab. Semarang berjalan lancar dan kondusif.

 

Meskipun pihaknya tidak memungkiri wilayah simpang tiga Bawen, masih menjadi titik kepadatan arus pertemuan tiga penjuru arah Joglosemar (Jogja, Solo dan Semarang).

 

“Secara keseluruan arus lancar dan kondusif, Alhamdulillah kejadian menonjol Nihil, meskipun simpang Bawen masih menjadi titik kepadatan.” Ungkapnya.

 

Melihat situasi tersebut, jajaran Sat Lantas Polres Semarang selalu menempatkan sejumlah personel di titik kepadatan tersebut. Ini bertujuan sebagai monitoring dan kesiapan personel dalam bertindak melakukan rekayasa Lalu lintas.

 

“Dari hasil pantauan di lapangan, pada jam pagi hingga menjelang pukul 11.00 Wib. Kami lakukan rekayasa arus dari arah Semarang, yang hendak menuju ke arah Jogja maupun Solo. Sebaliknya pada sore hari selepas pukul 15.00 Wib, apabila personel memantau arus dr Jogja maupun Solo padat menuju ke Semarang, maka kami lakukan rekayasa. Rekkayasa bisa kami lakukan buka tutup interval waktu tertentu, hingga penerapan pola lajur 3:1” jelas AKP Lingga.

 

Terkait puncak arus yang memasuki wilayah Kab. Semarang, AKP Lingga menyampaikan terjadi pada hari Minggu 26 Januari 2025. Ini tergambar pada jalur tol, dimana kendaraan masuk di pintu tol Banyumanik sebanyak 40.621 kendaraan.

 

Namun pihaknya menyampaikan kembali bahwa, pada Senin sore 27 Januari 2025 merupakan puncak arus keluar dari wilayah Kab. Semarang melalui pintu tol Banyumanik, yaitu sebanyak 29.445 kendaraan.

 

“Prediksi kami puncak arus balik pada Selasa dan Rabu, namun pada selasa ini dsri hasil pantauan di jalan arteri maupun tol, arus terpantau landai. Dan Senin kemarin tercatat peningkatan arus keluar wilayah Kab. Semarang cukup tinggi, kemungkinan pada Selasa dan Rabu esok merupakan sisa arus balik. Namun kami tetap siaga dan memantau perkembangan di lapangan.” Tegasnya.

 

Adapun situasi arus di lokasi wisata wilayah Kab. Semarang, Kasat Lantas menuturkan bahwa untuk kepadatan yang berarti tidak ada. Namun untuk peningkatan arus terjadi di wilayah Bandungan.

 

“Wilayah Bandungan cukup ramai namun tetap lancar, personel dilapangan tidak melakukan rekayasa hanya pengaturan dan pemantauan di titik rawan macet di Bandungan.” Pungkasnya.

 

Disisi Lain Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., menambahkan himbauannya kepada para pengguna jalan yang masuk wilayah Kab. Semarang. Kapolres menyampaikan untuk tetap mematuhi rambu rambu dan arahan petugas dilapangan, serta lebih mementingkan keselamatan di jalan raya.

 

Selain itu pihaknya juga menyampaikan, untuk tidak berkunjung ke lokasi wisata yang menimbulkan kerawanan bencana.

 

“Cuaca saat ini masih kurang bersahabat, kami juga menghimbau selain mematuhi rambu rambu dan arahan petugas dijalan, juga untuk memepertimbangkan kerawanan bencana dalam berwisata. Mengingat wilayah Kab. Semarang sebagian besar lokasi wisatanya, merupakan wisata alam.” Himbau AKBP Ratna.

Red, Antonio

jumlah pengunjung 157

Related Stories

Divkum Polri Gelar Penyuluhan Hukum di Polda Kalteng, Wujudkan Penegakkan Hukum Lebih Humanis dan Berkeadilan
  • Berita Terkini
  • Keamanan
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Polri

Divkum Polri Gelar Penyuluhan Hukum di Polda Kalteng, Wujudkan Penegakkan Hukum Lebih Humanis dan Berkeadilan

Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional, Polresta Deliserdang Banjir Apresiasi
  • Berita Terkini
  • Deli Serdang
  • Internasional
  • Keamanan
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Nasional
  • Pemerintah
  • Polri
  • Populer

Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional, Polresta Deliserdang Banjir Apresiasi

Peringati Hardiknas 2026, Kabupaten Brebes Pecahkan Rekor MURI Deklarasi Tertib Lalu Lintas dengan 59.410 Pelajar
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Budaya
  • Daerah
  • Jawa Tengah
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Polri
  • Populer

Peringati Hardiknas 2026, Kabupaten Brebes Pecahkan Rekor MURI Deklarasi Tertib Lalu Lintas dengan 59.410 Pelajar