Skip to content
16 Agustus 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Uncategorized
  • INFISA Apresiasi Pemerintahan Prabowo-Gibran Atas Evakuasi Tuntas ABK di Azerbaijan
  • Uncategorized

INFISA Apresiasi Pemerintahan Prabowo-Gibran Atas Evakuasi Tuntas ABK di Azerbaijan

lidikkrimsus 22 April 2026

JAKARTA, LIDIK KRIMSUS – Misi evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari wilayah konflik resmi dinyatakan tuntas. Sebanyak 13 Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang sempat tertahan di Baku, Azerbaijan, akhirnya mendarat dengan selamat di Tanah Air pada Selasa sore (21/4/2026).

Kepulangan Penuh Haru di Bandara Soekarno-Hatta

Suasana haru menyelimuti Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta saat rombongan tiba tepat pukul 17.40 WIB. Para pelaut ini disambut langsung oleh:

Keluarga besar ABK.

Pengurus pusat Indonesian Fisherman Association (INFISA).

Perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Kemenhub).

Pihak perusahaan agen awak kapal (manning agency).

INFISA: “Negara Hadir di Tengah Krisis”

Sekretaris Jenderal INFISA, Muchlisin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah atas keberhasilan misi penyelamatan ini. Menurutnya, kepulangan ini adalah bukti nyata komitmen perlindungan warga negara di luar negeri.

“Kami mengapresiasi tindakan evakuasi tuntas yang dipimpin Kemenlu. Ini membuktikan komitmen negara bahwa tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam situasi krisis. Hari ini, 13 saudara kita telah kembali dengan selamat,” ujar Muchlisin di Jakarta (21/4).

Muchlisin juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas prioritas keselamatan yang diberikan bagi para pahlawan devisa ini.

Sinergi Diplomasi yang Solid

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil koordinasi intensif di lapangan, yang melibatkan:

Direktorat Perlindungan WNI (Dit. PWNI) Kemenlu RI.

KBRI Baku, Azerbaijan.

KBRI Tehran, Iran.

“Cepat tanggap dan sinergi dari lembaga-lembaga inilah yang membebaskan para ABK kita dari ketidakpastian,” tambah Muchlisin.

Murni Faktor Force Majeure

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak—pemerintah, INFISA, maupun perusahaan pengirim—sepakat bahwa tertahannya para ABK di wilayah konflik adalah murni kondisi darurat (force majeure). Eskalasi perang yang tiba-tiba meluas merupakan situasi di luar kendali operasional perusahaan maupun manusia.

Penutup: Fokus Pemulihan

Dengan tibanya ke-13 ABK ini, maka seluruh rangkaian operasi evakuasi WNI dari zona konflik tersebut dinyatakan tuntas 100%.

“INFISA berharap kepulangan ini dapat segera memulihkan kondisi psikologis maupun ekonomi para pelaut, setelah sebelumnya terkatung-katung akibat imbas situasi geopolitik internasional,” pungkas Muchlisin.

Red

jumlah pengunjung 3,715

Related Stories

Wujud Cinta Tanah Air: Polsek Paguyangan Bagi-bagi Bendera Merah Putih Sambut Kemerdekaan
  • Uncategorized

Wujud Cinta Tanah Air: Polsek Paguyangan Bagi-bagi Bendera Merah Putih Sambut Kemerdekaan

Dari Ketanggungan ke Alun-alun Brebes, Faris Siap Kibarkan Merah Putih
  • Uncategorized

Dari Ketanggungan ke Alun-alun Brebes, Faris Siap Kibarkan Merah Putih

Cetak Calon Pemimpin Masa Depan, Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar Berjalan Khidmat Dan Lancar
  • Uncategorized

Cetak Calon Pemimpin Masa Depan, Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar Berjalan Khidmat Dan Lancar