Oknum Yang Diduga Waka Polres Kota Bekasi Arogan, Pelapor Dibentak saat Tanya Perkembangan Kasus!
BEKASI Lidikkrimsus.co.id – Aroma arogansi oknum aparat kembali menyeruak dari tubuh Polres Metro Bekasi Kota. Seorang pelapor yang hendak menanyakan perkembangan laporannya justru mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Wakapolres. Ironisnya, institusi yang sejatinya dibangun dari keringat rakyat justru bersikap layaknya raja-raja kecil yang anti kritik.
Peristiwa tak mengenakkan ini terjadi saat pelapor datang ke Mapolres Metro Bekasi Kota belum lama ini. Maksud hati ingin mengetahui kelanjutan proses hukum yang dilaporkannya, namun yang didapat justru bentakan.
“Saya cuma bilang, ‘Polres ini rumah rakyat, dibangun dari uang rakyat.’ Tapi entah kenapa, Waka Polres langsung naik pitam. Seolah tersinggung dengan kalimat itu,” ujar si pelapor, yang minta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Arogansi oknum Wakapolres ini makin tercium busuk lantaran pihak pelapor menduga kuat bahwa yang bersangkutan justru berpihak kepada terlapor berinisial M. Sirait.
“Sejak awal lapor, kami merasa proses ini tidak berjalan fair. Sekarang makin jelas, terkesan ada keberpihakan aparat kepada terlapor,” lanjutnya.
Belum ada keterangan resmi dari Polres Metro Bekasi Kota soal insiden ini. Namun sikap emosional Waka Polres yang enggan dikritik jelas bertolak belakang dengan semangat reformasi kepolisian yang digaungkan bertahun-tahun.
Lembaga penegak hukum semestinya menjadi tempat mencari keadilan, bukan arena kekuasaan yang menindas rakyat kecil. Jika rakyat saja tidak bisa bertanya tentang laporannya sendiri, lalu ke mana lagi mereka harus mencari keadilan?
“Sudah saatnya Kapolri menyoroti kinerja jajarannya di daerah, agar tidak makin menjauh dari semangat Presisi yang digembar-gemborkan!” (red)
