Skip to content
28 Oktober 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Brebes
  • Panen Raya Jagung di Wlahar, Petani Didorong Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan
  • Brebes

Panen Raya Jagung di Wlahar, Petani Didorong Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan

Andre Antonio 28 Oktober 2026

 

BREBES //lidikkrimsus.co.id – Panen raya jagung di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, menjadi momentum untuk mendorong pengembangan potensi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Expo Jagung Pendekar Sakti di lahan milik Dasrun, Rabu (28/10/2026).

Wakil Bupati Brebes, Wurja, S.E., hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat pedesaan.

Dalam sambutannya, Wurja menyampaikan bahwa pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, potensi jagung perlu dikembangkan melalui peningkatan produktivitas, kualitas hasil panen, serta kerja sama antara petani, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, harga jagung yang sedang tinggi menjadi peluang bagi petani untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan pengelolaan usaha tani yang efisien agar hasil penjualan memberikan manfaat optimal bagi keluarga petani.

“Ketika harga jagung berada pada posisi yang baik, tentu ini menjadi kesempatan bagi petani untuk memperoleh nilai ekonomi yang lebih menguntungkan. Harapannya, peningkatan pendapatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh para petani dan keluarganya,” ujarnya.

Wurja berharap petani juga terus menjaga kualitas hasil panen, memperhatikan biaya produksi, dan memanfaatkan peluang pasar. Dengan demikian, pengembangan jagung tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga pada keberlanjutan usaha dan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala Desa Wlahar, Waryono, menyampaikan bahwa pertanian jagung memiliki potensi untuk mendukung perekonomian masyarakat desa. Ia berharap kegiatan Expo Jagung Pendekar Sakti dapat memperkenalkan potensi pertanian Wlahar sekaligus menambah motivasi masyarakat untuk mengembangkan usaha pertanian.

“Kami berharap para petani jagung di Desa Wlahar semakin sejahtera dan hasil pertanian mereka memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga. Dengan dukungan semua pihak dan semangat gotong royong masyarakat, kami ingin Desa Wlahar terus berkembang menjadi desa yang maju dan mandiri,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional oleh siswa-siswi SMP Negeri 3 Songgom, sebagai bagian dari upaya menghadirkan unsur seni dan budaya dalam kegiatan masyarakat.

Melalui panen raya dan Expo Jagung Pendekar Sakti, potensi pertanian Desa Wlahar diharapkan semakin dikenal dan mampu membuka peluang pengembangan usaha tani. Peningkatan produktivitas yang diiringi pengelolaan biaya dan pemasaran yang baik diharapkan dapat memperkuat pendapatan petani serta mendukung perekonomian desa.

jumlah pengunjung 23

Related Stories

Kabar Baik bagi Warga Brebes, RS Prima Insan Mulia Losari Siap Layani Pasien BPJS Kesehatan Per 1 November 2026
  • Brebes

Kabar Baik bagi Warga Brebes, RS Prima Insan Mulia Losari Siap Layani Pasien BPJS Kesehatan Per 1 November 2026

Bea Cukai Tegal dan Pemkab Brebes Musnahkan 5,29 Juta Batang Rokok Ilegal dan 43,2 Liter MMEA Senilai Rp7,93 Miliar
  • Brebes

Bea Cukai Tegal dan Pemkab Brebes Musnahkan 5,29 Juta Batang Rokok Ilegal dan 43,2 Liter MMEA Senilai Rp7,93 Miliar

Libatkan Komunitas Kreatif, Dinkominfotik Brebes Perluas Edukasi Pencegahan Rokok Ilegal
  • Brebes

Libatkan Komunitas Kreatif, Dinkominfotik Brebes Perluas Edukasi Pencegahan Rokok Ilegal