BREBES //lidikkrimsus.co.id — Pembangunan ruang kelas baru untuk TK Pertiwi di Desa Kecipir, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, menuai sorotan dari warga setempat. Pasalnya, proyek yang telah berjalan sekitar satu bulan ini dinilai berjalan lambat dan tidak dilengkapi papan informasi proyek sebagaimana ketentuan yang berlaku.
Seorang warga Desa Kecipir yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya terkait jalannya pekerjaan tersebut. Menurutnya, sejak awal dimulainya pembangunan, warga tidak pernah melihat adanya papan informasi yang memuat nilai anggaran, sumber dana, waktu pelaksanaan, maupun nama pelaksana pekerjaan.
“Pekerjaan bangun gedung TK Pertiwi ini dari awal tidak ada papan informasinya sama sekali. Warga tidak tahu berapa anggarannya, dari mana dan siapa yang mengerjakan,” ungkap warga tersebut, Jumat (23/10/2026).
Selain soal transparansi, warga juga menyoroti kecepatan pengerjaan yang dinilai lambat. Setelah satu bulan berjalan, struktur atap berupa pemasangan holo, kuda-kuda, reng, hingga lisplank belum juga terpasang di tempatnya. Bahkan, warga menduga material kayu yang seharusnya digunakan belum tersedia di lokasi pekerjaan.padahal pekerja nya orang dari Salem.
“Sampai saat ini belum juga dipasang. Sementara kalau dilihat di lokasi, bahan materialnya seperti kayu reng dan bahan penutup atap lainnya sepertinya belum ada di lokasi. Kami khawatir pekerjaan ini tidak akan selesai tepat waktu,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai lambatnya progres pekerjaan dan ketiadaan papan informasi di lokasi proyek. Warga berharap pihak berwenang dapat segera meninjau dan memberikan penjelasan terkait kedua hal tersebut agar pembangunan dapat berjalan transparan, sesuai spesifikasi, dan selesai tepat waktu.
Anton .pimpred Redaksi
