BREBES //lidikkrimsus.co.id — Puluhan buruh migran asal Kabupaten Brebes yang akan bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di luar negeri berkumpul di depan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Brebes pada Kamis, 22 Oktober 2026. Mereka melakukan persiapan aktif dan melengkapi berkas administrasi akhir sebelum resmi diberangkatkan ke negara tujuan seperti Malaysia, Hongkong, dan beberapa negara Asia lainnya.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, suasana di depan gedung pelayanan terpadu tersebut tampak ramai oleh para calon pekerja yang didampingi oleh perwakilan agensi dan keluarga mereka.
Saat ditemui oleh awak media, beberapa calon buruh migran mengungkapkan bahwa keputusan mereka untuk mengadu nasib ke negeri orang adalah demi mencari penghasilan yang lebih layak untuk mencukupi kebutuhan keluarga di kampung halaman.
“Kami berharap bisa mengubah nasib dan membantu ekonomi keluarga di rumah. Pelayanan administrasi yang tersentralisasi di MPP ini juga cukup membantu mempermudah proses keberangkatan kami,” ujar salah satu calon pekerja migran di lokasi.
Mengenai besaran pendapatan, para buruh migran membeberkan adanya variasi upah yang cukup signifikan antar negara penempatan. Untuk penempatan di Malaysia, gaji rata-rata berkisar di angka Rp8 juta per bulan. Sementara itu, penempatan di Hongkong menawarkan pendapatan yang tergolong agak besar, yakni sekitar Rp11 juta per bulan. Perbedaan nominal gaji ini disesuaikan dengan regulasi upah minimum bagi pekerja domestik asing yang berlaku di masing-masing negara tujuan.
Persiapan aktif pemberangkatanv( PAP) dilakukan masing-masing perusahaan ada yang sudah ikut dari perusahaan Masing-masing Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) termasuk yang Anda sebutkan seperti PT Wijaya Karya (Persero) / PT Wijaya Karya Migran Indonesia, PT Andalan, maupun PT BRD (Bumi Rahmat Danesta / Bintang Rasa Demak)—memiliki jadwal, koordinasi, dan kuota PAP yang disesuaikan dengan izin terbang (flight) para calon pekerjanya.
Hingga berita ini diturunkan, proses verifikasi dokumen dan pengarahan akhir di kawasan MPP Brebes masih berjalan dengan tertib sebelum para pekerja bertolak menuju bandara pemberangkatan.
Reporter Teguh
