Skip to content
26 Oktober 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Brebes
  • Rp 4,1 Miliar Amblas! Jalan Poros Kedungtukang – Padeslohor Baru Seumur Jagung Sudah Retak dan Putus
  • Brebes

Rp 4,1 Miliar Amblas! Jalan Poros Kedungtukang – Padeslohor Baru Seumur Jagung Sudah Retak dan Putus

Andre Antonio 26 Oktober 2026

 

BREBES //LIDIK KRIMSUS .co.id – Bukti kegagalan konstruksi proyek miliaran rupiah di Kabupaten Brebes kembali ditemukan. Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Kedungtukang – Padeslohor No. Ruas 267 dengan nilai fantastis *Rp 4.172.984.303,00* dari DPU Kabupaten Brebes, yang dikerjakan *CV. Mahendra*, kini kondisinya memprihatinkan.

Berdasarkan investigasi dan video bukti yang diperoleh LIDIK KRIMSUS pada Minggu (26/10/2026) di Desa Manjada, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, jalan beton tersebut sudah mengalami retak memanjang, retak bercabang, dan bahkan *PUTUS TOTAL* pada badan jalan.

Dalam video, terlihat jelas retakan menganga dari ujung ke ujung. Pada sisi samping, cor beton terlihat pecah dan tidak menyatu. Padahal, sesuai papan proyek, pekerjaan ini baru dipesan pada *02 September 2026* – belum genap dua bulan.

“Garapan belum lama selesai, sudah retak pecah ini, noh putus,” ujar perekam video di lokasi yang juga diamini warga sekitar.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar. Dengan anggaran Rp 4,1 Miliar, seharusnya mutu beton berkualitas tinggi dan pengawasan ketat. Namun fakta di lapangan berbanding terbalik. Diduga ada pengurangan volume, mutu beton tidak sesuai K-250/K-300, atau proses curing yang asal-asalan.

Hingga kini, Kepala DPU Kabupaten Brebes dan CV. Mahendra belum memberikan keterangan resmi. Publik mendesak Inspektorat, Kejaksaan, dan Bupati Brebes untuk segera turun tangan melakukan audit mutu dan memeriksa pelaksana.

Jika dibiarkan, jalan yang menjadi akses vital warga Jatibarang – Brebes ini tidak akan bertahan lama dan membahayakan pengguna jalan.

Masyarakat meminta proyek ini dibongkar dan dikerjakan ulang sesuai spesifikasi, bukan sekadar ditambal.

 

*( Tim Red )

jumlah pengunjung 83

Related Stories

Baru Selesai, Jalan Rabat Beton Poros Pebatan–Siasem Mulai Retak  
  • Brebes

Baru Selesai, Jalan Rabat Beton Poros Pebatan–Siasem Mulai Retak  

Jejak Sufi dan Estetika Nusantara: Menelusuri Warisan Intelektual-Spiritual Pangeran Angkawijaya di Pulosaren
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Budaya
  • Cirebon
  • Daerah
  • Dunia Sepiritual
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Nasional
  • News Populer
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepiritual
  • Sosial

Jejak Sufi dan Estetika Nusantara: Menelusuri Warisan Intelektual-Spiritual Pangeran Angkawijaya di Pulosaren

Senyum Siti Hanifah hingga Harapan Mahasiswa, Bantuan Baznas Brebes Menjangkau Warga
  • Brebes

Senyum Siti Hanifah hingga Harapan Mahasiswa, Bantuan Baznas Brebes Menjangkau Warga