Skip to content
4 Mei 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Nasional
  • Gelar Rekonstruksi, Polri Temukan Minimnya Uji Kualitas Beras PT.Pim
  • Banten
  • Humas Polri
  • Jakarta
  • Kapolri
  • Keamanan
  • Kementrian RI
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Presiden RI
  • Sosial
  • Teknologi

Gelar Rekonstruksi, Polri Temukan Minimnya Uji Kualitas Beras PT.Pim

lidikkrimsus 9 Agustus 2025

Oplus_131072

Banten, LIDIK KRIMSUS – Satgas Pangan Polri menggelar rekonstruksi lapangan terkait produksi beras di PT. Padi Indonesia Maju, Serang, Banten, Rabu (6/8/2025).

 

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai ketentuan dan memenuhi standar kualitas pangan nasional. Diketahui, proses produksi di PT Padi Indonesia Maju melibatkan mesin otomatis dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 300 ton beras per hari. Namun, dalam kesempatan tersebut, Satgas Pangan Polri menemukan bahwa uji sampling Quality Control (QC) hanya dilakukan satu hingga dua kali, Jauh dari frekuensi ideal yang telah diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

Akibatnya, produk akhir masih mengandung sisa menir yang menjadi catatan dalam proses produksi. Selain itu, Satgas Pangan Polri juga menyoroti soal berat kemasan beras yang secara sengaja ditambah 200 gram per karung berkapasitas 25 kilogram untuk menghindari penolakan oleh sistem otomatis di mesin pengemas. Di sisi lain, dari 22 orang petugas QC yang ada, hanya satu orang yang telah tersertifikasi. Hal ini menjadi tanggung jawab manajemen untuk melakukan pelatihan guna menjaga mutu produksi.

 

“Tiga orang terkait kasus ini saat ini tidak berada di lokasi dan tengah menjalani proses hukum. Namun, operasional dan distribusi perusahaan tetap berjalan normal,” tutur Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., selaku Kasatgas Pangan Polri.

 

Humaspolri.

Red, Lidikkrimsus.

jumlah pengunjung 152

Related Stories

Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional, Polresta Deliserdang Banjir Apresiasi
  • Berita Terkini
  • Deli Serdang
  • Internasional
  • Keamanan
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Nasional
  • Pemerintah
  • Polri
  • Populer

Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional, Polresta Deliserdang Banjir Apresiasi

Sejumlah 76 Siswa TK Putra1 Bumiayu Brebes Kunjungi Kantor UPT DPU Wilayah Bumiayu 
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Daerah
  • News Populer
  • Pendidikan

Sejumlah 76 Siswa TK Putra1 Bumiayu Brebes Kunjungi Kantor UPT DPU Wilayah Bumiayu 

Menko AHY Kick Off Proyek Giant Sea Wall: Intervensi Besar untuk Keselamatan 52 Juta Warga
  • Berita Terkini
  • Jakarta
  • Keamanan
  • Kementrian RI
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Populer

Menko AHY Kick Off Proyek Giant Sea Wall: Intervensi Besar untuk Keselamatan 52 Juta Warga