Skip to content
28 Juni 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • TNI
  • Hadiri Upacara, Dandim 0713 Brebes Ingatkan Hakikat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
  • Brebes
  • Polda Jateng
  • Polres Brebes
  • Polri
  • Populer
  • TNI

Hadiri Upacara, Dandim 0713 Brebes Ingatkan Hakikat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

lidikkrimsus 1 Oktober 2025

BREBES. Lidik Krimsus – Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman SMP Negeri 2 Brebes, Rabu (01/10/2025).

 

Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Brebes Wurja, S.E., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0713/Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si, Kapolres Brebes yang diwakili oleh Kabagren Polres Brebes Kompol Mulyono, SH., MH., Kepala Kejaksaan Negeri Brebes yang diwakili oleh Kepala Subbagian Pembinaan, Dessy Iswandari, S.H., Ketua Pengadilan Negeri Brebes yang diwakili oleh Panitera Pengadilan Negeri Brebes bapak Martin, SH., MH., Ketua Pengadilan Agama Brebes yang diwakili oleh Panitera Jamali, SH. Dan Danlanal Tegal yang diwakili oleh Danposal Kluwut Lettu (P) Tarwidi.

Peserta upacara terdiri dari prajurit TNI, anggota Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi kepemudaan, organisasi perempuan, mahasiswa, hingga pelajar di Kabupaten Brebes.

 

Dalam kesempatannya, Wakil Bupati Brebes menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sekadar seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur bangsa. Kita harus menanamkan Pancasila sebagai jiwa dalam setiap aspek kehidupan agar Kabupaten Sampang terus maju dengan masyarakat yang berkarakter, rukun, dan berdaya saing,” ujarnya.

 

Wakil Bupati menambahkan, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga ideologi bangsa dari segala bentuk ancaman.

 

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai benteng dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan semangat gotong royong, mari kita bersama-sama membangun Brebes menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Usai upacara, Letkol Infanteri Sapto Broto menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk merefleksikan kembali penghayatan nilai-nilai Pancasila.

 

Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya soal memutar kembali ingatan tentang sejarah bangsa Indonesia, namun juga membedah nilai-nilai luhur Pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

“Sejarah tentu tidak boleh dilupakan, namun tidak kalah penting adalah menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup masyarakat dalam berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

 

Tim

jumlah pengunjung 169

Related Stories

SELAMAT HUT BHAYANGKARA 2026. 80 TAHUN MENGABDI POLRI UNTUK MASYARAKAT.
  • Kapolri
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Polda Jateng
  • Polres Brebes
  • Polri

SELAMAT HUT BHAYANGKARA 2026. 80 TAHUN MENGABDI POLRI UNTUK MASYARAKAT.

Diduga Pekerjaan Saluran Air Di Desa Kubangpari Kec.Kersana Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi
  • Brebes

Diduga Pekerjaan Saluran Air Di Desa Kubangpari Kec.Kersana Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi

Dugaan Pelaku Penggalian Makam Di Desa Grinting Benar, Pelaku Sempat Belajar Ilmu Tanpa Guru Sebelumnya.
  • Brebes
  • Jawa Tengah

Dugaan Pelaku Penggalian Makam Di Desa Grinting Benar, Pelaku Sempat Belajar Ilmu Tanpa Guru Sebelumnya.