
Pasaman Barat, LIDIK KRIMSUS – Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Pasaman Barat menggelar acara Halal bi Halal dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca-Idul Fitri 1447 H di kediaman Ketua LKAAM Kabupaten Pasaman Barat pada hari kamis 16-04-2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Ketua LKAAM Sumbar Dr.H Fauzi Bahar M.Si dan rombongan, ketua LKAAM Pasbar Drs H. Baharuddin R .MM , Perwakilan Bupati Pasbar Getri Ardenis, perwakilan kapolres kompol Muzhendra kabag Ren dan jajaran pengurus LKAAM Pasaman Barat beserta Niniak Mamak, Pucuk Adat, sebagian ketua KAN Pasaman Barat serta unsur pimpinan daerah di Pasaman Barat.Acara ini dihadiri langsung oleh Pucuk Pimpinan LKAAM Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si., Datuak Nan Sati, Ketua Harian LKAAM Provinsi Sumatera Barat Dr.Drs.Amril Amir Dt.lelo basa.Dalam sambutan Pucuk Pimpinan LKAAM Provinsi Sumatera Barat, Fauzi Bahar menekankan pentingnya peran niniak mamak dalam menjaga kelestarian adat dan membimbing generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia juga mengapresiasi kekompakan pengurus LKAAM Pasaman Barat dalam menjaga marwah adat Basandi Syarak,
Syarak Basandi Kitabullah.Kami akan mensosialasikan hukum pidana adat mulai dari LGBT, Perzinaan, Caruik, serta pembatalan sepihak pernikahan akan dikenakan pidana adat, dan kita niniak mamak harus tegas untuk bekerja sama dengan pemerintahan kabupaten masalah pembangunan daerah ujarnya ketua LKAAM provinsi tersebut, Bupati Pasaman Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Getri Ardenis menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi LKAAM sebagai mitra strategis pemerintah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan tokoh adat sangat krusial dalam menciptakan situasi kondusif serta mendukung pembangunan daerah yang berbasis nilai-nilai kearifan lokal di pasaman barat.perwakilan Polres Pasaman Barat, kompol Muzrendra kabag Ren Polres Pasbar, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian nilai-nilai adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kehadiran unsur kepolisian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemangku adat dan aparat penegak hukum dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan melalui pendekatan kekeluargaan dan musyawarah.
Ketua LKAAM Kabupaten Pasaman Barat menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dengan tercapai acara ini yang sudah lama di rencanakan untuk duduk bersama dengan Pucuk Pimpinan LKAAM Sumatera Barat, untuk ketua ketahui semoga kedepanya organisasi Lembaga kerapatan Adat Alam Minang Kabau ( LKAAM )ini kompak terus kedepanya di pasaman barat ini , dan Bisa menyatukan Niniak mamak kusus nya di pasaman barat ini ujar mantan Bupati pasaman dan Pasaman Barat tersebut.
Kegiatan Halal bi Halal ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling bermaaf-maafan antara niniak mamak, tokoh masyarakat, dan jajaran Forkopimda. Diharapkan melalui momentum ini, soliditas LKAAM Pasaman Barat semakin kuat dalam mengayomi masyarakat adat di Bumi Tuah Basamo, kabupaten pasaman barat.(Ipendi PLR)
