BREBES, LIDIK KRIMSUS – Sejumlah awak media yang tergabung dari berbagai platform nasional dan regional mendatangi salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Wanasari , Kecamatan Wanasari, di Kabupaten Brebes pada Jumat (24/04). Kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan klarifikasi terkait informasi adanya tarikan biaya perpisahan siswa kelas XII yang dikabarkan mencapai Rp 400.000 per siswa.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dana tersebut rencananya akan digunakan untuk menggelar acara perpisahan di salah satu hotel di wilayah Brebes.
Klarifikasi Pihak Sekolah
Dalam kunjungan tersebut, awak media ditemui oleh Wastub Edi Sugondo, selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU ). Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran iuran tersebut, Edi menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui secara detail mengenai kegiatan maupun teknis pembiayaan tersebut.
“Saya malah tidak tahu (rencana) acara itu. Kapasitas saya sebagai Kasubbag TU hanya menangani bidang kepegawaian,” ujar Edi Sugondo saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa statusnya di sekolah tersebut adalah sebagai guru yang diperbantukan untuk mengisi kekosongan jabatan TU karena belum adanya personil Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi kriteria di bagian tersebut.
Langkah Konfirmasi Lanjutan
Guna mendapatkan informasi yang lebih akurat, pihak sekolah menyarankan agar awak media berkomunikasi langsung dengan pimpinan sekolah atau bagian kesiswaan yang lebih memahami teknis kegiatan siswa.
“Nanti (konfirmasi) ke bagian Kesiswaan atau Kepala Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Wanasari , Kecamatan Wanasari, di Kabupaten Brebes . Kalau mengenai teknisnya, lebih baik konfirmasi langsung ke Ibu Kepala Sekolah,” tambahnya.
Diketahui, sekolah tersebut saat ini dipimpin oleh yang merupakan pindahan kepala sekolah SMA Negeri 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang namun ya sekarang menjabat di SMAN 1 Wanasari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Rita Yuliana S.Pd., M.Pd., yang merupakan wakil kepala sekolah bidang Kesiswaan dari SMA Negeri 1 Wanasari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan komunikasi lebih lanjut dengan Kepala Sekolah untuk memastikan apakah biaya tersebut bersifat wajib, sukarela, atau baru sekadar rencana yang belum diputuskan secara resmi.
Persoalan iuran perpisahan di hotel memang tengah menjadi sorotan publik di Kabupaten Brebes. Sebelumnya, beberapa sekolah lain juga dilaporkan merencanakan kegiatan serupa, yang memicu respons kritis dari berbagai elemen masyarakat terkait transparansi dan beban biaya pendidikan.
Rencana Acara Perpisahan Kelas 12 di Hotel di dekat sekolah, Pihak Sekolah Sebut Siswa Kelola Dana Mandiri
Kabar mengenai rincian biaya kegiatan akhir tahun siswa kelas 12 di salah satu SMA mulai terungkap. Berdasarkan keterangan perwakilan pihak sekolah, Ibu Rita, para siswa direncanakan akan menggelar acara syukuran dan perpisahan di aula Hotel pada akhir Mei mendatang.
Rincian Biaya dan Peruntukan Dana
Dalam sebuah konfirmasi yang dilakukan oleh awak media, Ibu Rita menjelaskan bahwa total dana yang dikumpulkan, yang disebut-sebut mencapai kisaran Rp 405.000 per siswa, digunakan untuk berbagai rangkaian kegiatan angkatan, bukan hanya acara seremoni perpisahan semata.
Beberapa poin rincian penggunaan dana tersebut antara lain:
Foto Angkatan: Rp 100.000 per siswa (proses desain dilaporkan hampir selesai).
Kaos Angkatan: Digunakan untuk pembuatan video kenang-kenangan angkatan.
Atribut Kelulusan: Pengadaan samir (kalung wisuda) dan medali.
Acara Perpisahan: Sisa dana dialokasikan untuk operasional acara di aula Hotel di Brebes .
Dikelola oleh Siswa
Ibu Rita menekankan bahwa seluruh teknis pelaksanaan dan pengelolaan dana dilakukan secara mandiri oleh kepanitiaan siswa. Ia menyebut nama Puput, siswi kelas 12 MIPA 3, sebagai ketua panitia yang bertanggung jawab atas koordinasi acara tersebut.
“Itu kayaknya mereka itu ngurus sendiri sih. Kami (pihak sekolah) tidak bisa memaksa karena sifatnya ini adalah syukuran,” ujar Ibu Rita saat memberikan keterangan melalui sambungan telepon.
Partisipasi Siswa
Dari total 236 siswa kelas 12, tercatat sebanyak 232 siswa dipastikan ikut serta dalam rangkaian acara ini. Sebanyak empat orang siswa dilaporkan tidak bergabung karena kebijakan panitia yang tidak mewajibkan keikutsertaan bagi mereka yang berhalangan.
Acara puncak perpisahan ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 mei 2026 . Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia siswa belum memberikan pernyataan resmi terkait detail teknis tambahan untuk acara di lokasi tersebut.
Manajer hotel yang akan disewa ketika dikonfirmasi membenarkan adanya renca sewa aula di tanggal 20 Mei 2026 sebesar Rp 8 juta rupiah.
Partisipasi dan Transparansi
Dari total 236 siswa kelas XII, sebanyak 232 siswa dilaporkan ikut serta dalam rangkaian acara ini. Empat siswa lainnya dinyatakan tidak bergabung karena kebijakan panitia yang tidak mewajibkan keikutsertaan bagi yang berhalangan.
Isu iuran perpisahan sekolah di hotel saat ini tengah menjadi sorotan publik di Kabupaten Brebes. Fenomena ini memicu berbagai reaksi dari elemen masyarakat yang mempertanyakan urgensi serta transparansi biaya di tengah upaya meringankan beban ekonomi orang tua murid.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya memantau perkembangan lebih lanjut guna memastikan bahwa kegiatan tersebut benar-benar berdasarkan kesepakatan sukarela tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun.
Tim
