Jakarta, Lidikkrimsus.co.id – Aliansi Masyarakat Brebes Bersatu (AMBB) menyatakan dukungan penuh terhadap aksi demonstrasi yang digalang oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026).
Kehadiran AMBB dalam aksi tersebut ditegaskan sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
Koordinator AMBB, Ahmad Sugiarto, mengapresiasi langkah AMPB yang dinilainya berhasil membakar semangat dan mengetuk nurani berbagai elemen masyarakat serta “jawara-jawara Nusantara” untuk bersatu menyampaikan aspirasi di ibu kota. Perjuangan ini, menurutnya, dilandasi niat tulus dan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Mungkar.
Melalui aksi bersama ini, AMBB dan AMPB secara tegas mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor serta menerapkan hukuman mati bagi para pelaku tindak pidana korupsi.
“Ini bukan sekadar seruan aspirasi. Kami atas nama rakyat Indonesia mendesak DPR RI agar RUU Perampasan Aset Koruptor dan hukuman mati bagi koruptor segera disahkan,” ujar Ahmad Sugiarto dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Ahmad menegaskan bahwa pihanya akan terus mengawal komitmen yang telah disampaikan oleh para wakil rakyat. DPR RI disebut telah memberikan janji, baik secara lisan maupun tertulis, yang diwakili oleh perwakilan AMPB dan dijadwalkan untuk direalisasikan pada 15 Desember 2026 mendatang.
Namun, AMBB memberikan peringatan keras apabila komitmen tersebut tidak dipenuhi sesuai tenggat waktu yang disepakati.
“Bilamana pada 15 Desember 2026 nanti mereka ingkar janji, kami atas nama rakyat Indonesia dari berbagai elemen masyarakat akan menggelar aksi demonstrasi yang jauh lebih besar. Kami siap turun ke jalan dan menduduki Gedung DPR RI. Bila perlu kita bubarkan, karena lembaga tersebut dianggap sudah tidak amanah lagi kepada rakyat,” tegasnya.
Mengakhiri keterangannya, Ahmad Sugiarto menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan moral maupun secara langsung terhadap perjuangan pemberantasan korupsi ini.
Redaksi. Anton
