Skip to content
2 Mei 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Nasional
  • Dorong Efisiensi, Hamzah ST Desak Pemkab Brebes Optimalkan Aturan Baru LKPP
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Budaya
  • DPR RI/DPRD
  • Jawa Tengah
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemda Brebes

Dorong Efisiensi, Hamzah ST Desak Pemkab Brebes Optimalkan Aturan Baru LKPP

lidikkrimsus 2 Mei 2026

BREBES, LIDIKKRIMSUS –  Di tengah tren pemotongan anggaran dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dituntut untuk lebih kreatif dan transparan dalam mengelola keuangan daerah. Salah satu instrumen kunci yang menjadi sorotan adalah urgensi efisiensi dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). (2/5/2026).

Pengamat PBJ sekaligus narasumber teknis, Hamzah, ST, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi terbaru, yakni Keputusan Kepala LKPP Nomor 93 Tahun 2025 tentang pelaksanaan e-purchasing. Aturan ini memperkenalkan sistem Mini Kompetensi sebagai solusi konkret transparansi daerah.

Transparansi Sebagai Kunci Efisiensi

Sistem Mini Kompetensi dinilai jauh lebih unggul dibandingkan metode Pengadaan Langsung (PL) konvensional. Dalam sistem PL, undangan sering kali hanya ditujukan kepada rekanan tertentu yang sudah “diplot”. Sebaliknya, Mini Kompetensi membuka ruang bagi seluruh vendor yang memiliki KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang sesuai.

“Dengan Mini Kompetensi, semua rekanan bisa masuk dan menawar. Di situ terjadi kompetisi harga yang sehat sehingga menimbulkan efisiensi. Jika Pengadaan Langsung senilai Rp200 juta efisiensinya mungkin hanya Rp1-2 juta, maka dengan Mini Kompetensi, efisiensi bisa mencapai lebih dari 10%,” ujar Hamzah.

Ia menambahkan, jika efisiensi 10% ini dikalikan dengan ratusan paket pekerjaan, Pemkab Brebes akan memiliki sisa anggaran yang signifikan. Dana tersebut dapat dialokasikan untuk membiayai pembangunan prioritas lainnya, seperti perbaikan jalan atau irigasi yang selama ini belum tersentuh.

Independensi Eksekutif dari Kepentingan Politik

Hamzah juga menyoroti pentingnya independensi eksekutif dalam mengeksekusi anggaran. Menurutnya, baik pekerjaan yang berasal dari program murni eksekutif maupun Pokok Pikiran (Pokir) legislatif, seluruh tanggung jawab teknis sepenuhnya berada di tangan eksekutif setelah masuk ke dalam sistem pengadaan.

“Pekerjaan itu harus murni lepas dari kepentingan politik. Begitu masuk ke ranah eksekutif, mereka harus independen dan patuh pada aturan LKPP guna menjamin keadilan bagi semua rekanan,” tegasnya.

Menyoroti Praktik Swakelola dan Paket Pecah

Terkait fenomena paket pekerjaan yang “dipecah-pecah” menjadi nilai Rp200 juta untuk menghindari lelang, Hamzah menyebut hal itu kembali pada integritas perencanaan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia membandingkan dengan daerah tetangga seperti Kota Tegal, di mana paket senilai Rp20 juta hingga Rp150 juta sudah mulai berani menggunakan sistem kompetensi terbuka.

Selain itu, praktik Swakelola di sejumlah dinas di Brebes turut menjadi perhatian. Berdasarkan aturan, hanya ada kriteria tertentu (sekitar 10 kriteria) yang membolehkan pekerjaan diswakelola, seperti lokasi yang sangat terpencil atau ketiadaan rekanan yang berminat.

“Sebagai fungsi kontrol, masyarakat dan media perlu menanyakan dasar hukumnya. Kenapa harus swakelola? Padahal ada koridor pengadaan yang lebih transparan dan fair melalui sistem LKPP,” pungkasnya.

Red
Editor: Casroni

jumlah pengunjung 12

Related Stories

Update Madinah: Layanan Fast Track Nusuk Lancarkan Ibadah Jemaah Haji Kloter 8 SOC di Raudhah
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Internasional
  • Jawa Tengah
  • Keamanan
  • Kesehatan
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Tips & Tricks

Update Madinah: Layanan Fast Track Nusuk Lancarkan Ibadah Jemaah Haji Kloter 8 SOC di Raudhah

Hamzah ST: Patuhi Aturan LKPP, Jangan Beri Ruang untuk Praktik Titip Proyek di Brebes
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Business
  • Daerah
  • DPR RI/DPRD
  • Jawa Tengah
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Populer

Hamzah ST: Patuhi Aturan LKPP, Jangan Beri Ruang untuk Praktik Titip Proyek di Brebes

Pengamat Soroti Legalitas Air Tanah Pelaku Usaha di Brebes, Tekankan Kewajiban Izin via OSS
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Digital
  • Jawa Tengah
  • Keamanan
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Palestina
  • Pemerintah

Pengamat Soroti Legalitas Air Tanah Pelaku Usaha di Brebes, Tekankan Kewajiban Izin via OSS