Skip to content
1 Juli 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Nasional
  • Kapolres Brebes Pimpin Apel Pengamanan Mayday, Pastikan Sesuai SOP
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Budaya
  • Daerah
  • Jawa Tengah
  • Keamanan
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Polri
  • Populer

Kapolres Brebes Pimpin Apel Pengamanan Mayday, Pastikan Sesuai SOP

lidikkrimsus 1 Mei 2025

Brebes, LIDIKKRIMSUS – II Dalam rangka memastikan kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kepolisian Resor (Polres) Brebes Polda Jawa Tengah menggelar apel kesiapan pengamanan, Kamis (01/05/2025) pagi.

Apel yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) Brebes ini dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Achmad Oka Mahendra serta diikuti oleh personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub.

Dalam arahanya Kapolres Brebes mengingatkan kepada seluruh personel untuk melaksanakan rangkaian kegiatan hari buruh ini dengan humanis dan meminimalisir terjadinya konflik dengan masyarakat.

“Kita melaksanakan pengamanan dengan cara humanis tidak ada kekerasan dan harus dengan senyum,” kata Kapolres Brebes.

Kapolres Brebes menyebut bahwa ratusan personel diturunkan dalam kegiatan ini. Pengamanan tersebut mulai dari titik dan jalur keberangkatan, pengamanan lokasi dan jalur kembali para rekan-rekan buruh yang akan menyampaikan aspirasinya.

Terkait dengan pengamanan aksi unjuk rasa (unras) dikatakan Kapolres bahwa pihaknya akan melaksanakan sesuai dengan prosedur dan tahapan.

Ia menjelaskan pembagian situasi dalam tiga kategori warna: hijau, kuning, dan merah. Masing-masing warna menggambarkan tingkat eskalasi massa, dari yang tertib hingga yang sudah bertindak melanggar hukum.

“Kita punya SOP yang mengatur bagaimana tatacara kita dalam menghadapi situasi, semua ada tahapannya setiap perubahan situasi dalam menghadapi masa unjuk rasa dengan setiap tahapan yang eskalasinya berbeda,” ungkapnya.

Kapolres juga mengingatkan, dalam pengamanan jangan sampai ada tindakan ekstra yang berlebihan. “Kita harus tetap protap sesuaikan SOP apa yang ada, pahami tugas personil masing masing jangan mengambil tindakan sendiri sendiri,” lanjutnya.

Diakhir arahanya, AKBP Achmad Oka Mahendra menekankan kepada seluruh nggota agar memahami tugas masing masing dan tidak meninggalkan lokasi kegiatan dan bergerak sendiri.

“Laksanakan tugas dengan tanggung jawab, tegas dan humanis kita berdoa bersama semoga kegiatan akan berjalan dengan aman dan lancar,” tutupnya.

Casroni/Hms

jumlah pengunjung 982

Related Stories

Polsek Paguyangan Dikunjungi Koramil 11 dan Camat Paguyangan Mengucapkan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke 80.Tahun.
  • Brebes
  • Gubernur Jawa Tengah
  • Jawa Tengah
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemda Brebes
  • Pemerintah
  • Polda Jateng
  • Polres Brebes
  • Polri

Polsek Paguyangan Dikunjungi Koramil 11 dan Camat Paguyangan Mengucapkan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke 80.Tahun.

Sosok Komandan Upacara HUT BHAYANGKARA Ke 80.Tahun Polres Brebes, AKP. Tasudin, S.H, M.H.,
  • Brebes
  • Jawa Tengah
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemda Brebes
  • Pemerintah
  • Polda Jateng
  • Polres Brebes
  • Polri

Sosok Komandan Upacara HUT BHAYANGKARA Ke 80.Tahun Polres Brebes, AKP. Tasudin, S.H, M.H.,

Hak Plasma 600 Hektare PT. GMP Masih Diperselisihkan, Kementerian HAM Pilih Uji Fakta di Lapangan
  • Nasional
  • News Populer
  • Pasaman Barat

Hak Plasma 600 Hektare PT. GMP Masih Diperselisihkan, Kementerian HAM Pilih Uji Fakta di Lapangan