Skip to content
19 Juni 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Uncategorized
  • KEHIDUPAN PEDAGANG KELILING DI KEPANDEAN, TEGAL, MEMPRIHATINKAN; BERHARAP BANTUAN UNTUK PERBAIKI RUMAH  
  • Uncategorized

KEHIDUPAN PEDAGANG KELILING DI KEPANDEAN, TEGAL, MEMPRIHATINKAN; BERHARAP BANTUAN UNTUK PERBAIKI RUMAH  

Anton Ande 19 Juni 2026

 

Tegal//lidikkrimsus.co.id – Kehidupan manusia memang tak selalu berjalan mulus. Ada saatnya berada di puncak, tak jarang pula harus berjuang di bawah tekanan keterbatasan. Itulah yang dialami pasangan suami istri Hadi Wibowo akrab disapa Bowo dan Solicha, warga Desa Kepandean RT 04 RW 07, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.19/06/2026

Bowo sehari-hari berprofesi sebagai pedagang cilok keliling yang mengandalkan sepeda onthel untuk menjajakan dagangannya, sedangkan istrinya berkeliling menjajakan es potong guna membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Ketika wartawan dari Topsberita.com dan Cakrawalanews.co mendatangi tempat tinggal mereka, suasana hati pun terasa terharu melihat kondisi rumah yang sangat memprihatinkan.

Rumah tempat mereka tinggal berdinding kayu yang sudah rapuh dan dilapisi seng, lantai semen yang banyak mengelupas, sebagian dinding sudah ambruk, serta atap genteng yang banyak pecah dan bolong. Jika turun hujan, bagian dalam rumah pun tergenang air.

“Memang kondisinya seperti itu. Kalau hujan pasti kebanjiran. Kehidupan yang dijalani Pak Bowo dan keluarganya sangat memprihatinkan,” ujar Nurohim, Ketua RT setempat.

Meski kondisi hidup serba terbatas, Bowo tak pernah mengenal lelah. Setiap hari ia mengayuh sepeda onthel kesayangannya dari pagi hingga sore hari untuk mencari nafkah. Pasangan ini memiliki dua orang anak, yaitu Ahmad Hasan Basri dan Muhammad Bushiri, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Tegal.

Bowo pun menyampaikan harapannya agar mendapat uluran tangan. “Saya berharap ada bantuan dari pemerintah atau donatur untuk membedah rumah ini. Terus terang saja, saya tidak mampu memperbaikinya sendiri. Setiap ada rezeki, lebih banyak dialokasikan untuk kebutuhan anak-anak di pesantren,” ungkapnya kepada wartawan.

Ia juga menceritakan bahwa bantuan yang pernah diterimanya hanya satu kali saat masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dan hingga saat ini belum pernah menerima bantuan lagi. Hal ini menuai pertanyaan dari warga setempat.

“Usut punya usut, Pak Bowo tercatat dalam data desil 6 sampai 10, sehingga dianggap tidak layak menerima bantuan. Padahal kondisinya nyata terlihat: rumah hampir roboh, tembok mengelupas, lantai belum keramik, dan penghasilannya hanya dari berjualan cilok keliling. Rasanya tidak masuk akal,” ujar Teguh, warga Desa Kepandean.

Meskipun demikian, Bowo dan Solicha tetap bersyukur atas nikmat yang didapat. Hari ini mereka merasa lega karena dibebaskan dari biaya program Pemutihan Sertifikat Tanah (PTSL). Uang sebesar Rp150.000 dan biaya materai yang sudah disiapkan pun dikembalikan.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Sihkartono selaku perangkat desa dan Bapak H. Suprayogi selaku Ketua Panitia PTSL. Kami sangat berterima kasih atas kemudahan ini,” pungkas Bowo.

 

( Gofur )

 

 

jumlah pengunjung 17

Related Stories

*Polres Kendal Bantu Evakuasi Korban Rob dari Kelurahan Balok ke Karangsari*
  • Uncategorized

*Polres Kendal Bantu Evakuasi Korban Rob dari Kelurahan Balok ke Karangsari*

PEDAGANG KELILING DI KEPANDEAN TEGAL BERHARAP BANTUAN UNTUK PERBAIKI RUMAH
  • Uncategorized

PEDAGANG KELILING DI KEPANDEAN TEGAL BERHARAP BANTUAN UNTUK PERBAIKI RUMAH

Syafrin Liputo dan Lompatan Baru Jakarta Selatan
  • Uncategorized

Syafrin Liputo dan Lompatan Baru Jakarta Selatan