Brebes, LIDIK KRIMSUS — Warga mempertanyakan status dan perhatian pemerintah terhadap ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Waru, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes dengan Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap di biarkan rusak parah tidak ada perhatian serius.
Jalan dengan panjang kurang lebih 1.000 meter dari Dukuh Karanganyar Desa Waru hingga perbatasan Desa Kutabima tidak tersentuh pembangunan berarti dari Pemkab Brebes.
Sepanjang jalur tersebut hanya terlihat tanah merah dan bebatuan. Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya peningkatan jalan.Fajar (36), warga yang sering melintasi jalur tersebut saat menuju Kecamatan Cimanggu, menyampaikan kekecewaannya.
“Ini jalan kabupaten apa jalan desa kok rusak parah dan tidak ada pembangunan sama sekali? Saya sering lewat sini kalau ke Cimanggu. Bertahun-tahun tidak ada peningkatan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Carsam (45), warga Cibentang, mengaku memilih jalur lain jika hendak menuju Cimanggu.
“Kalau lewat Desa Waru sebenarnya lebih dekat, tapi dari Dukuh Karanganyar ke perbatasan Kutabima jalannya rusak parah. Apalagi kalau musim hujan, jalannya sangat licin karena belum diaspal dan masih tanah liat,” jelasnya.
Kepala Desa Waru, Hendra Susilo S.Kom, Rabu (10/12) saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, membenarkan, bahwa pihak desa sudah berulangkali mengajukan pembangunan ruas jalan tersebut.
“Kami sudah berulangkali mengajukan melalui Musrembangcam maupun lewat surat resmi. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut ataupun perbaikan,” ungkapnya.
Menurut Hendra, kondisi ini berbanding terbalik dengan ruas jalan kabupaten di wilayah Kutabima yang sudah dalam kondisi baik.
“Ketika masuk wilayah Kabupaten Brebes justru jalannya rusak parah dan tidak tersentuh pembangunan. Kami berharap Pemkab Brebes segera memberikan perhatian terhadap jalan antar kabupaten ini,” tegasnya.
(ALEX MT)
