Skip to content
1 Agustus 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Polri
  • Tidak menanggapi aduan adanya dugaan mafia Gas Oplosan Gak Di Tangkap Kapolsek Cileungsi Di Periksa Propam. 
  • Bogor
  • Jawa Barat
  • Polri

Tidak menanggapi aduan adanya dugaan mafia Gas Oplosan Gak Di Tangkap Kapolsek Cileungsi Di Periksa Propam. 

lidikkrimsus 28 Februari 2025

BOGOR, LIDIK KRIMSUS – Jajaran Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) dan Polres Bogor memeriksa Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cileungsi, Polres Bogor Kompol Edison SH.

 

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan penolakan nangkap mafia gas oplosan di Cileungsi meski sudah dilaporkan Sabtu dini hari (23/2/2025)

 

Pemeriksaan terhadap Kompol Edison SH tersebut dibenarkan oleh Kanit Paminal Polda Jabar AKP Dicky Wahyudi

 

“Ya kita masih pendalaman,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (25/2/2025).

 

Ditempat terpisah Kanit Paminal sie Propam Polres Bogor Ipda Erizal Ende Towijoyo menyampaikan bahwa pihaknya cuma pendampingan karena yang memeriksa Propam Polda Jabar.

 

“Kami hanya Beckup aja, yang meriksa Propam Polda”, ucapnya.

 

Sementara Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dikonfirmasi hal ini tidak menjawab.

( AM )

jumlah pengunjung 180

Related Stories

Pangdam XV/Pattimura : Jaga dan Rawat Yang Telah Kita Bangun, Seperti Kita Menjaga Kebersamaan
  • Polri
  • TNI

Pangdam XV/Pattimura : Jaga dan Rawat Yang Telah Kita Bangun, Seperti Kita Menjaga Kebersamaan

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.
  • Berita Terkini
  • Hukum
  • Humas Polri
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Polri
  • Wakil Presiden RI

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim
  • Polri
  • Satresnarkoba
  • Sosial

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim