*Pasaman Barat* – Lidikkrimsus.co.id– Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Supriono,S.TP mengingatkan seluruh masyarakat, terutama generasi muda, akan bahaya laten penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) yang semakin mengkhawatirkan di Pasaman Barat.
Hal itu disampaikannya saat reses di Kecamatan Kinali, Rabu (29/10/2026).
“Pasaman Barat ini daerah transit, pelabuhan Teluk Tapang ada, jalur lintas Sumatera ada. Jangan sampai anak-anak kita jadi korban. Narkoba itu bukan hanya merusak fisik, tapi merusak masa depan, merusak ekonomi keluarga,” ujar politisi PKS tersebut.
Supriono mengungkapkan, berdasarkan data dari Polres Pasaman Barat dan BNN, kasus narkoba di Pasbar meningkat dalam dua tahun terakhir, dengan pelaku didominasi usia produktif 17-30 tahun.
Ia meminta Pemkab, Polres, BNNK, dan nagari untuk bersinergi.
“Kami di DPRD siap dukung anggaran untuk sosialisasi bahaya narkoba sampai ke tingkat SMP dan SMA. Jangan kasih ruang bagi pengedar. Laporkan jika melihat gerak-gerik mencurigakan,” tegasnya.
Ia juga mengajak orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak dan mengaktifkan kembali kegiatan masjid dan karang taruna sebagai benteng moral.
Ia meminta Aparat Penegak Hukum untuk tidak tebang pilih dan menindak bandar besar, bukan hanya pemakai.
“Jangan hanya pemakai yang ditangkap. Bandar harus diberantas sampai ke akar. Kasihan generasi kita,” ujarnya. ( ipendi plr )
