Skip to content
29 Juli 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Polri
  • Pimpin Apel Pagi,Kapolres Puncak Jaya Tekankan Kepada Jajarannya
  • Polri

Pimpin Apel Pagi,Kapolres Puncak Jaya Tekankan Kepada Jajarannya

lidikkrimsus 16 Desember 2024

 

Polres Puncak Jaya //lidikkrimsus.co.id – Bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Puncak Jaya, Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H memimpin langsung pelaksanaan apel pagi jam pimpinan yang diikuti oleh seluruh PJU dan Personel Polres Puncak Jaya, Senin (16 Desember 2024).

Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H dalam arahannya mengatakan bahwa sampai dengan saat ini tahapan Pemilihan Kepala Daerah khusus Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kab. Puncak Jaya masih memasuki tahapan pleno rekapitulasi penghitungan suara, yang mana kita mengetahui bersama bahwa lokasi pelaksanaannya sudah dipindahkan di Ibukota Provinsi Papua Tengah yakni di Kab. Nabire.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kepolisian Resor Puncak Jaya inipun menjelaskan, meskipun pelaksanaannya dipindahkan ke Kabupaten Nabire namun kita yang ada di Kabupaten Puncak Jaya wajib memantau dan memonitoring setiap pergerakan yang terjadi karena nantinya pokok permasalahannya tetap ada di sini.

” Saya tekankan kepada seluruh rekan-rekan agar selalu tingkatkan kewaspadaan serta utamakan keselamatan dalam bertugas, selalu buddy system dalam setiap pergerakan dan untuk sementara waktu untuk tidak melakukan aktivitas sendiri-sendiri dan hindari aktivitas di malam hari ” terang AKBP Kuswara.

” Saya juga berharap kepada kita semua agar sebelum pelaksanaan tugas untuk selalu berdoa, pasang mata pasang telinga dan apabila mendapatkan informasi sekecil apapun terkait dengan perkembangan situasi agar segera dilaporkan secara berjenjang ” pungkas Kapolres Puncak Jaya. ( Red )

jumlah pengunjung 170

Related Stories

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.
  • Berita Terkini
  • Hukum
  • Humas Polri
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Polri
  • Wakil Presiden RI

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim
  • Polri
  • Satresnarkoba
  • Sosial

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka
  • Internasional
  • Kapolri
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Polri
  • Presiden RI
  • Sejarah
  • Sosial
  • Wakil Presiden RI

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka