Oplus_131072
SESAR LOGIKA, Lidikkrimsus.co.id – Alam kehidupan yang mengukir sejarah tapak tilas kesaksian kelamnya dunia. Minggu 24/08/2025
Sang Perisai Pasopati Menghadapi segala resiko demi resiko yang hadir pada Konflik dunia strategi.

Iya hadir terdepan. Iya membusurkan pedang demi melawan yang membehayakan tim strateginya. Sekalipun busuran – busuran pedangnya sangat melelahkan jiwanya. Iya tetap menggunakan perisai pelindung dirinya yang bertujuan untuk melindungi tim strategi yang di belakangnya.

Tetapi. Busuran panah menusuk dadanya. Busuran demi busuran panah yang melukai dirinya bukanlah dari musuh atau lawanya. Namun. Ia terbusur dari tim strateginya sendiri. Panah – Panah dari orang yang sesungguhnya ia lindungi.

Sungguh mereka tergolong penghianat. Kemunafikannya bukan hanya melukai tubuh dan hatinya. Jiwa raganya pun mereka tidak menghiraukanya.
Ia hanya dijadikan tameng kejahatanya. Ia hanya dimanfaatkan dalam kejahatan dunia. Tanpa sedikitpun menghargai jasanya. Tanpa menghormati pengorbanan serta perjuangannya dalam melindungi mereka.

Sungguh betapa kelamnya perjalanan sang pendekar gunung Lawu.
Ki.Ageng Jaka Bhuwana
