Skip to content
11 Mei 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Uncategorized
  • MILANGKALA BUDAYA TATAR SUNDA KERATON PAKUNGWATI KASEPUHAN CIREBON
  • Uncategorized

MILANGKALA BUDAYA TATAR SUNDA KERATON PAKUNGWATI KASEPUHAN CIREBON

Anton Ande 11 Mei 2026

Oplus_131072

 

CIREBON//lidikkrimsus co.id – Suasana khas adat dan kebudayaan yang kental kembali menyelimuti kawasan Keraton Pakungwati Kasepuhan Cirebon. Hari ini digelar acara Milangkala Budaya Tatar Sunda, sebuah peringatan bersejarah dan perayaan warisan leluhur yang mempertemukan nilai-nilai budaya Sunda dan tradisi Kesultanan Cirebon yang telah terjalin erat berabad-abad lamanya.Minggu malam 10/05/2026

Acara ini dihadiri oleh pejabat adat keraton, para sesepuh budaya, tokoh masyarakat, seniman, serta warga masyarakat yang antusias hadir untuk merayakan dan melestarikan identitas budaya setempat. Milangkala ini bukan sekadar peringatan tanggal bersejarah, melainkan momen penting untuk merajut kembali ikatan sejarah, memperkenalkan nilai luhur, serta menjaga keberlangsungan tradisi yang menjadi ciri khas peradaban Tatar Sunda dan Cirebon.

Dalam rangkaian acara, ditampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya asli, mulai dari tarian tradisional, seni suara, pagelaran wayang, hingga pembacaan naskah kuno dan babad yang menceritakan kisah perjalanan sejarah Keraton Pakungwati serta hubungan erat antara masyarakat Sunda dan Kesultanan Cirebon. Semua pertunjukan mengangkat tema persaudaraan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur.

Pemangku Adat Keraton Pakungwati Kasepuhan Cirebon menyampaikan, milangkala ini adalah bukti hidup bahwa budaya Tatar Sunda tetap tumbuh dan dijaga di tanah Cirebon. “Keraton Pakungwati adalah saksi sejarah persatuan dan perpaduan budaya. Milangkala ini menjadi pengingat bahwa kita adalah bagian dari satu akar budaya yang besar, yang harus kita rawat dan wariskan kepada generasi penerus. Kebudayaan adalah jati diri bangsa, dan di sini, budaya Sunda terus hidup dan bersinar,” ujarnya dalam sambutan.

Oplus_131072

Ki.Ageng Jaka Bhuwana Selaku penggerak para seniman dan budayawan mengapresiasi terselenggaranya acara ini, karena menjadi wadah untuk menampung dan mengembangkan seni budaya yang mulai jarang ditemui di kehidupan sehari-hari. Warga yang hadir pun merasa bangga dan berterima kasih, karena bisa menyaksikan langsung kemegahan tradisi yang menjadi kebanggaan bersama.

Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat persatuan masyarakat, mempererat hubungan antarkomunitas, serta menjadikan Keraton Pakungwati sebagai pusat pelestarian dan pengembangan budaya Sunda di wilayah Cirebon. Diharapkan, semangat menjaga warisan leluhur ini terus terjaga, agar kekayaan budaya bangsa tetap lestari dan dikenal luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara.( Red )

jumlah pengunjung 65

Related Stories

Anggaran BOS SMPN 1 Cibarusah Disorot Tajam: Lonjakan Belanja Ratusan Juta Diduga Tak Wajar
  • Uncategorized

Anggaran BOS SMPN 1 Cibarusah Disorot Tajam: Lonjakan Belanja Ratusan Juta Diduga Tak Wajar

Senin Berkah. Pengurus Ranting NU Karang Dempel Bagikan Sembako   
  • Uncategorized

Senin Berkah. Pengurus Ranting NU Karang Dempel Bagikan Sembako   

Polri-TNI Wajib Apresiasi Penghargaan Kepada Seluruh Anggotanya Serta Warga Sipil Yang Membantu Ungkap Kejahatan Yang Merugikan Negara, Bukan Diskriminasi.
  • Uncategorized

Polri-TNI Wajib Apresiasi Penghargaan Kepada Seluruh Anggotanya Serta Warga Sipil Yang Membantu Ungkap Kejahatan Yang Merugikan Negara, Bukan Diskriminasi.