Skip to content
1 Oktober 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Uncategorized
  • Beberapa Lenggarangan MBG Berhasil Diringkus dan Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana MBG.
  • Uncategorized

Beberapa Lenggarangan MBG Berhasil Diringkus dan Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana MBG.

lidikkrimsus 4 Juni 2026

 

Jakarta, Lidikkrimsus.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Dadan Hindayana (DH), Sony Sonjaya (SS), dan Lodewyk Pusung (LP), sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025–2026.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi status hukum ketiganya pada Rabu (3/6/2026) setelah mengantongi lebih dari dua alat bukti yang cukup.

Modus operandi yang dibongkar korps adhyaksa ini sangat mencengangkan, di mana para tersangka terbukti melakukan praktik lancung jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi keuntungan pribadi.

Penyidik membeberkan bahwa ketiga mantan pejabat teras tersebut sengaja menunjuk sejumlah yayasan bermasalah yang tidak memenuhi persyaratan formal untuk dijadikan sebagai mitra resmi SPPG.

Yayasan-yayasan “boneka” itu ternyata terafiliasi kuat dan dimiliki secara tidak langsung oleh DH, SS, dan LP melalui perantara orang lain (nominee) guna menyamarkan jejak. Lewat kongkalikong proyek dapur ini, yayasan terafiliasi tersebut berhasil mengeruk insentif haram dari negara hingga miliaran rupiah setiap harinya, sementara kualitas pemenuhan gizi untuk anak-anak dipertaruhkan demi memuaskan keserakahan para mafia birokrasi ini.

Melihat anggaran hak anak-anak sekolah tega diembat sampai miliaran rupiah per hari, bagaimana tanggapan Anda mengenai skandal besar ini? Apakah pencopotan dan status tersangka saja sudah cukup membuat jera para mafia proyek program nasional.

Ini harus ditindak setegas – tegasnya dan di hukum sebertat beratnya.

jumlah pengunjung 108

Related Stories

Satreskrim Polres Pasaman Barat Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Bullying dan Kekerasan Terhadap Anak*
  • Uncategorized

Satreskrim Polres Pasaman Barat Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Bullying dan Kekerasan Terhadap Anak*

Polsek Lebaksiu Terima Bantuan Kursi Roda Untuk Dukung Pelayanan Humanis
  • Uncategorized

Polsek Lebaksiu Terima Bantuan Kursi Roda Untuk Dukung Pelayanan Humanis

Polsek Slawi Respons Kebakaran Lahan Di Trayeman
  • Uncategorized

Polsek Slawi Respons Kebakaran Lahan Di Trayeman