Skip to content
9 Mei 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Daerah
  • Jalan Bukit Tiung Dua Kali Ambles: Kualitas Proyek Dipertanyakan.
  • Berita Terkini
  • Business
  • Daerah
  • Keamanan
  • Lembaga
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Populer
  • Sosial
  • Sumatera

Jalan Bukit Tiung Dua Kali Ambles: Kualitas Proyek Dipertanyakan.

lidikkrimsus 23 April 2025

Merangin, Jambi, LIDIK KRIMSUS – II
Jalan penghubung Bangko-Kerinci dan Sungai Penuh di Bukit Tiung, Merangin, Jambi, kembali ambles untuk kedua kalinya. Setelah diaspal pada Oktober 2024, jalan tersebut mengalami kerusakan dan diperbaiki pada pertengahan Maret 2025. Namun, perbaikan tersebut terbukti sia-sia karena jalan kembali ambles hanya sebulan kemudian, di April 2025.

Perbaikan sementara berupa penambalan lubang dan retakan serta perbaikan drainase telah dilakukan oleh Satker PJN Wilayah II Provinsi Jambi. Namun, perbaikan ini dinilai hanya bersifat sementara dan tidak mengatasi masalah utama.

Seorang ahli teknik mengungkapkan sejumlah kekurangan dalam proses perbaikan jalan. Ia menyoroti proses penimbunan agregat yang hingga pertengahan Oktober 2024 masih berlangsung, menekankan pentingnya pemadatan bertahap untuk menghindari amblesan. Menurutnya, Dinas PUPR Kabupaten Merangin seharusnya memastikan spesifikasi alat berat yang digunakan sesuai standar, termasuk kekuatan vibrasinya. Keterlambatan pengaspalan dan berlanjutnya penimbunan juga menunjukkan kurangnya percepatan pekerjaan, yang seharusnya diatasi dengan penambahan jam kerja atau lembur sejak awal proyek. Ahli teknik tersebut juga mempertanyakan kesesuaian teknis posisi turap dan kemampuannya menahan beban.

Dinas PUPR Kabupaten Merangin menolak berkomentar sebelum kedatangan tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan menghubungkan proyek ini dengan proyek “haji andi”, menyarankan untuk menghubungi Alvin untuk informasi lebih lanjut. Namun, Alvin saat dihubungi sedang dalam perjalanan.

Kejadian ini menuntut investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kerusakan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Evaluasi terhadap kontraktor juga menjadi hal yang perlu dilakukan.

Red/Gondo Irawan

jumlah pengunjung 895

Related Stories

Ratusan Juta Dana BUMDes Mekarwangi Disorot: Dugaan Pengalihan Anggaran dan ‘Aset Gaib’ Picu Ancaman Laporan Tipidkor
  • Berita Terkini
  • Bogor

Ratusan Juta Dana BUMDes Mekarwangi Disorot: Dugaan Pengalihan Anggaran dan ‘Aset Gaib’ Picu Ancaman Laporan Tipidkor

Komitmen Lindungi Warga, Pemkab Brebes Percepat Pengendalian Banjir Sungai Babakan
  • Berita Terkini
  • Brebes

Komitmen Lindungi Warga, Pemkab Brebes Percepat Pengendalian Banjir Sungai Babakan

Innalillahi, Jemaah Haji Kloter 8 Asal Brebes Meninggal Dunia di Madinah
  • Berita Terkini
  • Brebes
  • Internasional
  • Jakarta

Innalillahi, Jemaah Haji Kloter 8 Asal Brebes Meninggal Dunia di Madinah