Skip to content
9 Mei 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

MEDIA CYBER LIDIK KRIMSUS

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Nasional
  • Komisi II Kunjungi Pasar Seng Bumiayu, Bahas Peningkatan Pendapatan dan Perluasan Pasar
  • Daerah
  • Nasional

Komisi II Kunjungi Pasar Seng Bumiayu, Bahas Peningkatan Pendapatan dan Perluasan Pasar

lidikkrimsus 10 Desember 2024

Oplus_131072

BREBES, Lidikkrimsus.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Brebes melakukan kunjungan kerja ke Pasar Seng Bumiayu, Selasa (10/12/2024).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pasar sekaligus mencari solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah yang bersumber dari pasar tradisional tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Brebes, Tobidin dari Fraksi PAN, mengungkapkan bahwa hingga Desember 2024, realisasi pendapatan dari Pasar Seng baru mencapai 60 persen dari target tahunan sebesar Rp491 juta. “Capaian saat ini baru Rp300 juta. Ada berbagai kendala yang menyebabkan hal ini, seperti persaingan dengan pedagang ritel, pasar daring, dan toko modern waralaba. Selain itu, dampak pandemi COVID-19 masih terasa,” ujar Tobidin.

Komisi II juga menyoroti peran penting sektor UMKM untuk mendukung aktivitas ekonomi di pasar tradisional. Menurut Tobidin, kolaborasi antara pemerintah, UMKM, dan pedagang perlu ditingkatkan untuk mendorong daya tarik pasar tradisional di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dalam kunjungannya, Komisi II menemukan sejumlah persoalan, salah satunya adalah kebutuhan alokasi dana untuk perluasan pasar. “Pasar Seng perlu diperluas, terutama untuk pedagang yang berada di area luar yang kondisinya belum layak. Lahan di belakang pasar masih cukup luas, dan kami berharap bisa dianggarkan pada tahun 2025-2026,” jelas Tobidin.

Ia menyebutkan bahwa rencana perluasan pasar ini membutuhkan anggaran sekitar Rp15 hingga Rp20 miliar. Rencana tersebut juga sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Bupati Mitha dan Wakil Bupati Wurja yang fokus pada pembenahan pasar tradisional.

“Pasar tradisional harus menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kebutuhan ini dapat masuk dalam prioritas anggaran mendatang,” tutupnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret untuk mendukung pedagang pasar tradisional dan meningkatkan kontribusi Pasar Seng terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Brebes.

Red, Anton

jumlah pengunjung 184

Related Stories

Pangkalan TNI AL Pastikan Lahan Untuk Ketahanan Pangan Nasional Kedelai Kondusif & Siap Amankan 
  • Berita Terkini
  • Daerah
  • Jawa Barat
  • Tips & Tricks
  • TNI

Pangkalan TNI AL Pastikan Lahan Untuk Ketahanan Pangan Nasional Kedelai Kondusif & Siap Amankan 

Mendagri Tito Tekankan Keseimbangan Pengawasan dan Insentif untuk Pacu Kinerja Pemda
  • Berita Terkini
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah

Mendagri Tito Tekankan Keseimbangan Pengawasan dan Insentif untuk Pacu Kinerja Pemda

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
  • Berita Terkini
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah