Skip to content
7 Juli 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Uncategorized
  • Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Di Sirampog Brebes Dihentikan
  • Uncategorized

Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Di Sirampog Brebes Dihentikan

lidikkrimsus 7 Januari 2026

Brebes LIDIK KRIMSUS– Proyek pembangunan Jembatan Glempang Sungai Pedes di Desa Kaligiri, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, di berhentikan sebelum selesai. Proyek tersebut merupakan akses penghubung wilayah Brebes dan Kabupaten Tegal di ruas jalan kabupaten Mendala–Perbatasan Tegal.Pembangunan jembatan dimulai pada 25 Agustus 2025 dan ditargetkan selesai pada 24 Desember 2025. Namun pekerjaan dihentikan pada 22 Desember 2025 dengan progres belum mencapai sekitar 80 persen.Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Rabu (7/1/2026), penghentian pekerjaan terjadi setelah hujan deras menyebabkan arus Sungai Pedes meningkat dan empat kali menggerus talud pengaman pondasi serta oprit jembatan. Peristiwa terakhir ambrolnya talud terjadi pada Minggu malam, 21 Desember 2025.Dari papan informasi proyek di lokasi, pembangunan jembatan tersebut merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp1.932.409.909,00 dan pelaksana pekerjaan CV Kausa Utama.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, kepada Media mengatakan penghentian pekerjaan dilakukan karena pertimbangan keselamatan akibat kondisi cuaca ekstrem. Derasnya arus Sungai Pedes dinilai berisiko terhadap stabilitas bangunan jembatan.“Pekerjaan kami hentikan di progres 80 persen. Bukan mangkrak, tetapi ada pertimbangan risiko bencana karena arus sungai sangat deras,” kata Dani, Rabu (7/1/2026) kepada awak media.Ia menjelaskan, pada Minggu malam, 21 Desember 2025, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan arus sungai meluap dan mengakibatkan talud pengaman pondasi serta oprit jembatan ambrol.Menurut Dani, Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen melanjutkan pembangunan jembatan tersebut pada tahun 2026 setelah kondisi cuaca dinilai aman dan tidak membahayakan struktur bangunan.“Pekerjaan akan dilanjutkan ketika kondisi alam sudah mendukung,” ujarnya.Untuk sementara, pemerintah membangun sambungan darurat dari kayu agar warga tetap dapat menyeberang sungai dan menjalankan aktivitas sehari-hari.Jembatan Glempang memiliki fungsi strategis sebagai akses penghubung Brebes–Tegal. Sejumlah warga dari wilayah Bumijawa, Kabupaten Tegal, diketahui bergantung pada akses tersebut untuk kegiatan pendidikan dan pekerjaan di wilayah Sirampog, Brebes. ( ALEX MT )

jumlah pengunjung 197

Related Stories

Bangun Kolaborasi Bersama Masyarakat, Polri Gelar 10 Lomba Kreatif Bertema “Polri untuk Masyarakat
  • Uncategorized

Bangun Kolaborasi Bersama Masyarakat, Polri Gelar 10 Lomba Kreatif Bertema “Polri untuk Masyarakat

Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata
  • Uncategorized

Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata

Ratusan Miliar Anggaran BRIN Disorot! LSM KCBI Desak Audit Forensik dan Bongkar Dugaan Tender Bermasalah
  • Uncategorized

Ratusan Miliar Anggaran BRIN Disorot! LSM KCBI Desak Audit Forensik dan Bongkar Dugaan Tender Bermasalah