Oplus_131072
Pasaman Barat//Lidikkrimsus.co.id.-senin 27 Juli 2026,s– konflik sudah lama Masyarakat yang tergabung dalam perkara hukum dalam memperjuangkan hak plasmanya dari PT BPP di Pasaman Barat, masih belum mendapatkan ke adilan, muslim ketua masyarakat menyatakan komitmen kuat untuk terus bersatu dan berjuang demi mendapatkan putusan yang adil dan benar dari pengadilan. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan warga pasca proses persidangan, di hadapan para tokoh masyarakat dan pendukung.
Dalam penyampaiannya, perwakilan masyarakat menegaskan bahwa keinginan utama mereka hanyalah satu: mendapatkan keadilan yang sejati dari para hakim yang memeriksa perkara ini. “Kita berharap putusan yang dijatuhkan adalah putusan yang adil. Oleh karena itu, kita harus tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan ini, mulai dari tingkat nagari hingga ke ruang pengadilan, sampai permasalahan ini selesai dan tuntas,” ujar juru bicara nya muslim .
Perjuangan ini pun tidak berjalan sendirian. Dukungan dan simpati mengalir luas, tidak hanya dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat sikabau dan di luar wilayah yang turut mengawal proses ini.
Ucapan terima kasih yang mendalam juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, serta kepada tim kuasa hukum, Amit Abdul Hamid, yang telah berjuang keras mendampingi masyarakat untuk memperoleh hak keadilan di pengadilan.
Masyarakat juga menyampaikan kekecewaan mendalam atas dinamika yang terjadi selama proses hukum berjalan. “Selama ini kami berharap, meskipun kami tidak hadir secara fisik di sidang, keadilan tetap akan berpihak pada kebenaran. Namun kenyataannya, harapan itu belum terwujud. Justru ketidakhadiran kami seolah membuat posisi kami semakin terpinggirkan. Hal ini membuat keadilan yang kami harapkan penuh tanda tanya,” ungkapnya.
Pihak di ketuai Muslim menegaskan, saat ini posisi mereka dinyatakan kalah dalam putusan tingkat pertama. Oleh karena itu, masyarakat mengimbau seluruh warga untuk tidak salah paham atau menganggap perkara ini sudah selesai atau dimenangkan. “Jangan ada yang beranggapan kita sudah menang. Kenyataannya saat ini kita berada di posisi kalah. Tapi ini bukan akhir segalanya. Dasar kita untuk menang adalah satu: persatuan. Mari kita bersatu membangun kekuatan bersama untuk melawan segala bentuk kezaliman,” tegasnya.
Di akhir penyampaian, doa dipanjatkan agar seluruh warga yang hadir diberi kesehatan, keselamatan, dan berkah dalam setiap langkah perjuangan ini. “Semoga Allah SWT meridhoi perjalanan kita, keberangkatan maupun kepulangan kita dalam keadaan sehat walafiat. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kehadiran saudara-saudara sekalian,” tutup perwakilan masyarakat. ( Ipendi PLR )
