Skip to content
28 Juli 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Polri
  • Dalam OPS, Lilin Candi 2024. Kapolsek Paguyangan Berbagi Kasih Pada Masyarakat Penyandang Disibilitas
  • Polri

Dalam OPS, Lilin Candi 2024. Kapolsek Paguyangan Berbagi Kasih Pada Masyarakat Penyandang Disibilitas

lidikkrimsus 22 Desember 2024

Oplus_131072

Brebes, Lidikkrimsus.co.id – Di tengah kegiatan OPS Lililn Candi  2024 –  Kapolsek Paguyangan Iptu.Tasudin, S.H., M.H., Berbagi Kasih Kepada Masyarakat Penyandang Disibilitas, pada hari Minggu 22/12/2014

Oplus_131072

Tampak terlihat semangat bapak penyandang Disibilitas dalam mengatur Lalulintas di sebuah pertigaan jalan di wilayah kecamatan Paguyangan.

Oplus_131072

Ketika ditanya seorang petugas Polsek Paguyangan bapak penyandang Disibilitas bernama Kusen. Iya mengaku bahwa dirinya cacat sejak kecil dari usia 1.5 tahun hingga sampai saat ini.

Kegiatan yang dilakukan bapak kusen ini membantu mengatur Lalulintas di pertigaan jalan diwilayah desanya. Sambil mengungkapkan hal yang dilakukan hanya untuk bertahan hidup dari pemberian supir yang melintas walaupun tidak mencukupi kebutuhan hidupnya. Namun pak Kusen tetap terlihat semangat sekalipun pendapatanya hanya sekedar bisa buat makan sekali dalam satu hari.jawab pak kusen,

https://lidikkrimsus.co.id/wp-content/uploads/2024/12/VID_20241222153800-2.mp4

Alhamdulillah puji sukur masih ada orang baik yang peduli dengan hidup saya. Bapak Kapolsek Tasudin memberi bantuan yang sangat bermanfaat bagi saya. Pungkas Kusen Penyandang Disibilitas

 

Hal kepedulian yang selalu ditingkatkan dalam kegiatan ditengah masyarakat ini sebagai bentuk kepedulian kami Polsek Paguyangan Polres Brebes kepada Masyarakat. Saling membantu dan saling berbagi kepada warga yang tidak mampu. Pungkas Iptu. Tasudin Kapolsek Paguyang.

 

Red, Anton

jumlah pengunjung 180

Related Stories

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.
  • Berita Terkini
  • Hukum
  • Humas Polri
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Polri
  • Wakil Presiden RI

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim
  • Polri
  • Satresnarkoba
  • Sosial

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka
  • Internasional
  • Kapolri
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Polri
  • Presiden RI
  • Sejarah
  • Sosial
  • Wakil Presiden RI

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka