BANDAR LAMPUNG, LIDIKKRIMSUS – Kabar duka mendalam menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung. Salah satu putra terbaiknya, Brigpol Arya Supena, dinyatakan gugur dalam tugas saat berupaya menjaga Kamtibmas dan memberantas aksi pembegalan di wilayah hukum Kota Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026).
Insiden ini menjadi pukulan berat bagi institusi Polri. Brigpol Arya dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan mandatnya demi memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman kriminalitas jalanan.
Kronologi dan Dedikasi
Gugurnya Brigpol Arya terjadi di tengah upaya intensif aparat kepolisian dalam menekan angka premanisme dan aksi pembegalan yang kian meresahkan di wilayah Lampung. Kejadian ini menjadi pengingat pahit bahwa ancaman tindak kekerasan di lapangan sangat nyata, bahkan bagi aparat penegak hukum yang telah terlatih sekalipun.
Segenap keluarga besar instansi kepolisian serta elemen masyarakat menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Doa dan penghormatan mengalir bagi sosok yang dianggap sebagai pahlawan penjaga keamanan ini.
Desakan Penindakan Tegas
Tragedi ini memicu gelombang desakan dari berbagai lapisan masyarakat. Warga meminta pihak berwenang untuk mengambil tindakan yang jauh lebih tegas, terukur, dan tanpa kompromi terhadap para pelaku kejahatan jalanan.
“Gugurnya Brigpol Arya harus menjadi momentum bagi penguatan regulasi dan penindakan di lapangan. Jangan ada lagi ruang bagi begal di tanah Lampung,” ujar salah satu perwakilan warga dalam ungkapan dukanya.
Harapan besar kini tertuju pada jajaran penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memperketat pengamanan demi mengembalikan rasa aman warga. Selamat jalan, Bhayangkara sejati. Pengabdianmu akan selalu dikenang dalam sejarah keamanan Bumi Ruwa Jurai.
Redaksi
