Skip to content
26 Juli 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Polri
  • Pengamanan Ketat TNI-Polri Kawal Tahapan Perhitungan Suara Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kab. Puncak Jaya
  • Polri

Pengamanan Ketat TNI-Polri Kawal Tahapan Perhitungan Suara Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kab. Puncak Jaya

lidikkrimsus 4 Desember 2024

 

Polres Puncak Jaya//lidikkrimsus.co.id – Ratusan aparat gabungan TNI-POLRI yang ada di Kab. Puncak Jaya mengamankan secara ketat jalannya tahapan pleno perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2024, Rabu (04 Desember 2024).

Aparat gabungan TNI-POLRI yang terdiri dari Polres Puncak Jaya, Kodim 1714/PJ, Satgas Yonif Raider 753/AVT, Satgas Yonif 715/MTL dan Brimob Polda Papua BKO Puncak Jaya secara bersinergi mengamankan setiap tahapan terutama yang saat ini sedang berjalan yakni proses perhitungan suara tingkat Distrik.

 

Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom., M.H saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pasca tahapan pemungutan suara 27 November lalu, saat ini dari pihak penyelenggara KPU sedang melaksanakan proses ataupun tahapan pleno rekapitulasi suara tingkat Distrik di Kantor KPU Puncak Jaya.

Lanjutnya, oleh karena itu kami bersinergi dengan rekan-rekan dari TNI untuk selalu mengawal dan mengamankan kegiatan dimaksud, dimana kami setiap harinya menempatkan puluhan aparat gabungan untuk mengisi titik-titik yang telah ditentukan sebagai langkah penyekatan bagi setiap masyarakat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.

” Titik-titik penyekatan tersebut berada diseputaran Kantor KPU tempat pelaksanaan pleno rekapitulasi suara yang mana dari setiap Distrik akan datang membawa hasil pelaksanaannya sehingga tugas dari rekan-rekan tim pengamanan adalah untuk menyortir setiap orang yang ingin masuk ke Kantor KPU ” jelas Kabag Ops.

” Kami juga berharap kepada masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya untuk menghimbau kepada seluruh massa pendukungnya agar bersama-sama menjaga keamanan yang ada dan tidak lagi melakukan aksi saling serang yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain ” pungkas Kompol Hari. ( Red )

jumlah pengunjung 164

Related Stories

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim
  • Polri
  • Satresnarkoba
  • Sosial

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka
  • Internasional
  • Kapolri
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Polri
  • Presiden RI
  • Sejarah
  • Sosial
  • Wakil Presiden RI

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka

Polres Brebes Laksanakan Patroli Antisipasi Kebakaran Lahan Di Sepanjanh Toll Road Brebes
  • Brebes
  • Pemda Brebes
  • Polda Jateng
  • Polres Brebes
  • Polri

Polres Brebes Laksanakan Patroli Antisipasi Kebakaran Lahan Di Sepanjanh Toll Road Brebes