Skip to content
29 Juli 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Polri
  • Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres Brebes Gelar Upacara 
  • Polri

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres Brebes Gelar Upacara 

lidikkrimsus 17 Januari 2025

Brebes, Lidikkrimsus.co.id  – Hari Kesadaran Nasional kembali diperingati Polres Brebes dengan menggelar upacara bendera, Jumat (17/1/2025)

 

Kegiatan yang dilaksanakan dihalaman apel Mapolres Brebes tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kompol Dodiawan.

 

Kegiatan diikuti oleh seluruh personel Polri dan ASN Polres Brebes. Hadir juga para Kapolsek jajaran.

Wakapolres Brebes Kompol Dodiawan mengungkapkan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap tanggal 17 merupakan salah satu upaya untuk menggelorakan semangat pengabdian dalam rangka memupuk disiplin sebagai anggota Polri.

 

“Ini memiliki makna yang sangat penting, karena merupakan suatu bentuk kegiatan yang memiliki nilai semangat juang dan pengabdian yang telah diwariskan oleh pejuang terdahulu sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” kata Wakapolres saat membacakan amanat sambutan Kapolres Brebes dalam upacara tersebut.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Brebes menyampaikan di era demokratisasi dan globalisasi, tantangan tugas Polri semakin berat dan perkembangan masyarakatpun tumbuh dengan dinamis. Oleh karenanya, Dodiawan kembali menekankan kepada jajaranya untuk lebih meningkatkan profesionalisme serta menghindari perilaku tidak baik dan sikap arogansi kepada masyarakat.

 

“Hindari perilaku personil yang tidak baik. Moralitas serta mentalitas yang baik diperlukan untuk memberikan pelayanan Kepolisian terbaik kepada masyarakat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat dan merupakan modal utama kita dalam menunjang terciptanya keamanan yang kondusif,” ungkap Wakapolres.

 

Terkait dengan dinamika dan perkembangan situasi serta agenda di tahun 2025, Kompol Dodiawan menyebutkan , pasca Pilkada 2024 masih ada 1 tahapan lagi yaitu pengamanan pelantikan Bupati dan Gubernur Terpilih.

 

Dirinya juga kembali mengingatkan personilnya untuk selalu hadir ditengah masyarakat serta mendukung dan mengamankan program pemerintah yang baru Presiden Prabowo Subiyanto yakni Asta Cita yang dilaksanakan di Kabupaten Brebes.

 

“Polri harus hadir ditengah masyarakat untuk mengawal mengamankan kebijakan pemerintah. Ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita semua. Terus berkarya bagi bangsa dan negara serta bisa bermanfaat untuk masyarakat dan bisa menjadi anggota Polres Brebes yang diandalkan,” tutup Wakapolres Brebes.

 

Upacara Hari Kesadaran Nasional pada bulan pertama di Tahun 2025 ini berlangsung tertib dan hikmat dengan rangkaian kegiatan diantaranya pengibaran bendera Merah Putih di iringi Lagu Indonesia Raya, . Mengheningkan Cipta, Pembacaan teks Pancasila, Pengucapan Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri.

 

Red, Antonio / Hms,.

jumlah pengunjung 163

Related Stories

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.
  • Berita Terkini
  • Hukum
  • Humas Polri
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Polri
  • Wakil Presiden RI

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim
  • Polri
  • Satresnarkoba
  • Sosial

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka
  • Internasional
  • Kapolri
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Polri
  • Presiden RI
  • Sejarah
  • Sosial
  • Wakil Presiden RI

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka