Brebes LIDIK KRIMSUS — Ratusan warga Dukuh Babakan, Desa Bentarsari, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, bergotong royong membuat Dekem bambu sebagai tanggul darurat di bantaran Sungai Ciberelek, Minggu (19/4/2026) pagi.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB, menyusul meningkatnya debit air sungai yang mulai menggerus tebing dan mendekati area permukiman warga.

Sekitar 200 warga terlibat dalam aksi tersebut. Mereka membuat tanggul Dekem menggunakan metode sederhana, yakni anyaman bambu yang diisi batu, kemudian disusun di titik rawan. Tanggul tersebut diperkuat dengan material bantuan dari BPBD Kabupaten Brebes dan Dinas Pengairan, serta ditimbun sirtu sebagai penguat tambahan.
Pembina Relawan Bangbara Salem, Wartono, mengatakan langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar luapan air tidak merusak permukiman warga.
“Ini bentuk kepedulian warga untuk melindungi lingkungan. Kami bergerak bersama agar tidak terjadi dampak yang lebih besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tebing sungai saat ini sudah berada pada titik kritis. Jika tidak segera ditangani, air berpotensi meluap dan mengancam fasilitas umum serta rumah warga.
Meski demikian, warga berharap adanya penanganan jangka panjang dari pemerintah, mengingat pembangunan tanggul permanen dinilai lebih efektif untuk mencegah bencana serupa.
“Harapannya ada pembangunan tanggul permanen agar warga tidak terus waswas setiap debit air meningkat,” kata Wartono.
Hingga siang hari, proses pembangunan tanggul darurat masih berlangsung dengan melibatkan partisipasi aktif warga setempat. ( ALEX MT ).
