Skip to content
28 Juli 2026
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
Media Cyber Lidik Krimsus

Media Cyber Lidik Krimsus

Akurat Dan Terpercaya Dalam Menginvestigasi

  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • TNI
  • Polri
  • Daerah
  • Brebes
  • Jawa Tengaah
  • Jawa Timur
  • Jawa Barat
  • Jakarta
  • Kriminal
  • Lembaga
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • KPK
  • News Populer
  • Populer
  • Maluku
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Music
  • Kalimantan
  • Keamanan
  • Model
  • Kesehatan
  • Sejarah
  • Sosial
  • Religi
  • Trends
  • Tips & Tricks
  • Puncak Jaya
  • Papua
  • Box Redaksi
  • Media Cyber
  • Uncategorized
LIDIK KRIMSUS TERUPDATE
  • Home
  • Polri
  • Selama 14 Hari Polres Brebes Gelar Operasi Keselamatan Candi 2025
  • Polri

Selama 14 Hari Polres Brebes Gelar Operasi Keselamatan Candi 2025

lidikkrimsus 11 Februari 2025

 

Brebes //lidikkrimsus.co.id – Dengan melibatkan ratusan personel Polri dan gabungan dari dinas terkait lainya, Polres Brebes mulai hari ini, Senin 10 Pebruari 2025 selama 14 hari kedepan akan akan menggelar Operasi dengan sandi Operasi Keselamatan Candi 2025.

Operasi yang juga dilaksanakan secara serentak dijajaran Kepolisian ini merupakan kalender rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Polri dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan fatalitas korban kecelakaan serta membangun budaya tertib berlalulintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Operasi Keselamatan tahun 2025 ini digelar selama 14 hari, mulai dari tanggal 10 -23 Februari 2025 yang juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Kapolres Brebes AKBP Achmad Oka Mahendra melalui Kabag Log saat memimpin apel gelar pasukan dihalaman Mapolres Brebes, Senin (10/2/2025).

Operasi Keselamatan Candi Tahun 2025 yang dilaksanakan tersebut mengedepankan kegiatan Preemtif, Preventif disertai Gakkum dengan humanis dan edukatif.

“Tujuan digelarnya Operasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas serta menurunya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalulintas dan terciptanya Kamseltibcarlantas,” lanjut Kompol Kamal Hasan.

Operasi yang dilaksanakan dengan bekerjasama antara Polri, TNI, Pemerintah dan masyarakat ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil positif dalam menjaga kemanan dan keselamatan masyarakat.

“Dengan kerjasama yang baik ini diharapkan mampu menciptakaan Kamseltibcarlantas dengan sendirinya sehingga potensi pelanggran, kemacetan serta kecelakaan lalulintas dapat diminimalisir,” terang Kabag Log Kompol Kamal Hasan.

Apel gelar pasukan sendiri dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainya sehingga Operasi yang digelar dalam rangka mewujudkan kamseltibcarlantas jelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2025 ini dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Terpisah Kasat Lantas Polres Brebes AKP Rahandy Gusti Pradana menambahkan bahwa selama pelaksanaan operasi ini ada 7 tujuh sasaran prioritas dalam penindakan. Selain penindakan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan Operasi.

“Operasi yang digelar ini sebagai upaya preventif menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya sebelum digelarnya Operasi Ketupat Candi,” kata AKP Rahandy.

Rahandi menyebut, Operasi sendiri akan dilaksanakan dibeberapa titik diseluruh wilayah Kabupaten Brebes.

“Harapannya, selama operasi berlangsung, bisa menekan tingkat pelanggaran lalu lintas di jalan raya dan bisa menekan angka kecelakaan yang terjadi,” pungkasnya. (**).

jumlah pengunjung 230

Related Stories

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.
  • Berita Terkini
  • Hukum
  • Humas Polri
  • Internasional
  • Jakarta
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Lembaga
  • Nasional
  • News Populer
  • Polri
  • Wakil Presiden RI

Lihatlah Bangsaku, Tangisan Seorang Anak Yang Tak Berdosa Ini. Ia Kehilangan Seorang Ayah.

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim
  • Polri
  • Satresnarkoba
  • Sosial

Perang melawan narkoba di Sumatera Utara makin panas. Dalam enam bulan pertama 2026, Polda Sumut mengungkap 3.865 kasus narkoba, menangkap 4.628 tersangka, dan menyita sekitar 5,3 ton narkotika serta 93.990 mililiter narkoba cair. Jumlah sitaan ini menjadi salah satu yang terbesar dan menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan menegaskan, tak ada perlakuan khusus, bahkan jika pelakunya anggota Polri. “Anggota kami yang terlibat juga diproses, bukan hanya kode etik, tapi juga pidana narkoba.” Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia menilai Sumut masih menjadi daerah rawan peredaran narkoba sehingga operasi besar seperti ini harus terus diperkuat. Sahroni juga meminta polisi tak hanya menangkap kurir atau pelaku lapangan, tetapi memburu bandar dan jaringan besar yang menjadi otak peredaran narkoba. Pertanyaannya, jika 5,3 ton narkoba berhasil disita hanya dalam enam bulan, seberapa besar sebenarnya jaringan yang masih belum terungkap? Tim

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka
  • Internasional
  • Kapolri
  • Kejagung RI
  • Kementrian RI
  • Nasional
  • News Populer
  • Pemerintah
  • Polri
  • Presiden RI
  • Sejarah
  • Sosial
  • Wakil Presiden RI

Fenomena di Balik Rapuhnya Hukum: Jendela Filsafat Negeri Ini Mulai Terbuka